HANI 2026: KORALAP Jatibaru Bersatu Bangkitkan Kesadaran Anti-Narkoba di Bekasi
Peringatan HANI 2026 di Bekasi jadi momentum KORALAP Jatibaru Bersatuajaki masyarakat perkuat persatuan dan kesadaran anti-narkoba untuk selamatkan generasi muda.

Peringatan HANI 2026 Jadi Momen Strategis Tanamkan Kesadaran Anti-Narkoba
KABUPATEN BEKASI – Memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) pada 26 Juni 2026, peringatan tahun ini diharapkan menjadi momentum strategis untuk mengetuk kesadaran kolektif masyarakat Kabupaten Bekasi dalam memberantas peredaran gelap narkoba. Ajakan ini disampaikan langsung oleh Ketua Umum KORALAP Jatibaru Bersatu, Adi Irawan, S.T., yang menekankan bahwa pencegahan harus dimulai dari lingkungan terdekat, yakni keluarga dan komunitas.
"Hari Anti Narkotika Internasional harus menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran bahwa memerangi narkoba bukan hanya tugas pemerintah atau aparat penegak hukum, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama," tegas Adi Irawan.
Ancaman Nyata yang Mengintai Generasi Muda
Menurut Adi Irawan, narkoba bukan sekadar masalah kesehatan individu, melainkan ancaman yang menggerus fondasi yang lebih luas. Dampak penyalahgunaan narkoba mencakup:
Baca Juga: Ribuan Knalpot Bising Disita di Cianjur, Lebih dari 200 Kendaraan Masih Tak Bertuan
- Ketahanan keluarga yang melemah akibat konflik internal
- Kehidupan sosial masyarakat yang semakin terkikis
- Masa depan generasi penerus bangsa yang terancam kualitasnya
Ia menegaskan bahwa tanpa kepedulian dan pengawasan dari lingkungan sekitar, ancaman ini akan terus berkembang dan merusak tatanan kehidupan bermasyarakat.
Semangat Kolektif: Benteng Utama Lawan Peredaran Gelap drugs
KORALAP Jatibaru Bersatu menggaungkan semangat "Pergerakan Kolektif Bersih dari drugs, Mewujudkan Generasi Merah Putih yang Berdaulat dan Berintegritas Jauh dari drugs." Semangat kebersamaan ini dipandang sebagai benteng utama dalam menangkal berbagai bentuk penyalahgunaan narkoba.
Baca Juga: Purnatugas di Usia 57, Mantan Manajer Hotel Sukabumi Kini Six Kali Taklukkan Rute 60 Kilometer
Adi Irawan menekankan bahwa kekuatan masyarakat yang solid merupakan tameng terkuat melawan peredaran gelap drugs. Ke depan, sinergitas dan solidaritas antarwarga diharapkan mampu menjadi energi positif dalam membangun lingkungan yang aman, sehat, dan harmonis.
Strategi Efektif: Kolaborasi dan Pemberdayaan Masyarakat
Untuk menciptakan lingkungan yang bebas dari narkoba, Adi Irawan menegaskan pentingnya kolaborasi antara berbagai pihak. Pendekatan yang efektif mencakup:
- Edukasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba sejak dini
- Pembinaan karakter bagi generasi muda agar memiliki ketahanan diri
- Pemberdayaan masyarakat untuk turut aktif dalam pengawasan lingkungan
- Sinergi multipihak antara pemerintah, BNN, aparat keamanan, tokoh agama, dan organisasi kemasyarakatan
Jika masyarakat mampu bersatu, saling peduli, dan berani mengingatkan satu sama lain, maka ruang gerak peredaran narkoba akan semakin sempit. inilah kunci keberhasilan pemberantasan narkoba secara berkelanjutan.
Harapan untuk Bekasi yang Lebih Baik
Menutup permyataannya, Adi Irawan menyampaikan harapan agar peringatan HANI kali ini mampu menjadi penguat komitmen seluruh masyarakat Kabupaten Bekasi. Dengan kebersamaan dan semangat gotong royong yang menjadi identitas masyarakat Indonesia, ia optimistis akan lahir generasi yang unggul, berintegritas, serta mampu menjadi penerus pembangunan yang membawa kemajuan bagi Kabupaten Bekasi dan bangsa Indonesia secara keseluruhan.
Semoga peringatan ini tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, melainkan benar-benar menciptakan perubahan nyata dalam upaya memberantas peredaran gelap narkoba di tingkat grassroots.