Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Gas Metana dari Sampah Puluhan Tahun Picu Kebakaran di TPA Cikundul Sukabumi

Bandung · Oleh ·

Gas metana dari timbunan sampah tua puluhan tahun di eks-TPA Cikundul picu kebakaran besar. Tiga unit damkar dikerahkan dan api berhasil dipadamkan setelah empat jam.

Gas Metana dari Sampah Puluhan Tahun Picu Kebakaran di TPA Cikundul Sukabumi

Kebakaran di area eks-TPA Cikundul, Kota Sukabumi, berhasil dipadamkan setelah sekitar empat jam. Api besar muncul akibat gas metana yang dihasilkan tumpukan sampah tua dari belasan hingga puluhan tahun lalu di lahan non-aktif tersebut.

Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana mendapat laporan darurat dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup pada Sabtu malam. Ia langsung menuju lokasi.

"Jadi pukul 19.39 WIB saya mendapatkan telepon dari Pak Kudus LH, beliau menyampaikan bahwasannya ada kebakaran di TPA Cikundul," kata Bobby.

Baca Juga: Nada Puspita Buka Toko Kedua di Bandung, Bidik Warga Bandung Timur yang Cari Busana Santun

Penyebab awal kebakaran belum pasti, namun dugaan sementara mengarah ke aktivitas warga yang membakar sisa pemotongan ilalang atau batang jagung di dekat lahan non-aktif TPA. Api sempat padam sebelum akhirnya menyala kembali karena cuaca panas musim kemarau.

"Walaupun itu lahan non-aktif di TPA Cikundul yang tidak lagi digunakan untuk membuang sampah, tapi timbunan sampah dari belasan tahun yang lalu, puluhan tahun yang lalu, itu gas metananya masih aktif," jelas Bobby.

Tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Dua armada berasal dari Kota Sukabumi dan satu unit dari Cikembar, Kabupaten Sukabumi. Petugas gabungan dari Satpol PP, Damkar, kepolisian, serta warga sekitar terlibat dalam proses pemadaman.

Baca Juga: Jokowi Tunjukkan KTA PSI di Rakorda Bandung dan Nyatakan Bergabung Sejak Oktober 2025

Gas metana memang terus diproduksi oleh sampah yang terurai secara anaerobik di dalam tanah. Semakin lama sampah tertimbun, semakin banyak gas yang terakumulasi. Kondisi ini tidak hanya terjadi di TPA Cikundul, melainkan menjadi risiko umum di seluruh tempat pembuangan sampah tua di Jawa Barat. Wali Kota Bandung dan Wagub Jawa Barat sebelumnya sepakat mengatasi masalah sampah di Cekungan Bandung melalui berbagai strategi pengelolaan, termasuk penanganan timbunan sampah lama yang terus menghasilkan gas berbahaya.

Setelah api besar berhasil dikendalikan, satu titik kecil masih dalam tahap pendinginan. Petugas damkar disiagakan di lokasi untuk mengantisipasi kemunculan api susulan.

Pemkot Sukabumi mengingatkan masyarakat agar tidak membakar sampah di area terbuka, terutama di dekat kawasan pembuangan sampah. "Gas metana itu rawan sekali jika dekat dengan api," tegas Bobby. Warga juga diminta tidak membuang puntung rokok sembarangan di dekat rumput kering atau pepohonan mengingat musim kemarau yang sedang berlangsung.