Garut Kerahkan Polk Damkar dan TNI Siaga 24 Jam Antisipasi Karhutla saat Kemarau
Garut gelar siaga lintas instansi Polk Damkar dan TNI selama 24 jam untuk antisipasi karhutla saat musim kemarau mengancam kesehatan dan aktivitas warga

Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Garut mendapat dukungan penuh dari Polk dan TNI untuk menangani kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau. Mereka sudah gelar siaga dan siap diterjunkan kapan saja.
Kabupaten Garut memiliki area hutan, pegunungan, perkebunan, dan lahan pertanian yang luas. Kondisi geografis itu membuat wilayah ini rentan terhadap kobaran api saat musim kemarau seperti sekarang. Lahan kering lebih mudah menyala dan api bisa cepat menyebar.
Berdasarkan data terpisah, 127 kebakaran rumah terjadi di Garut dalam enam bulan pertama tahun ini. Angka itu menunjukkan bahwa risiko kebakaran di wilayah ini memang tinggi dan menuntut kesiapsiagaan ekstra.
Baca Juga: Polisi Tangkap Dua Orang Terkait Tantangan Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras di Ancol
"Siaga Damkar setiap hari 24 jam tanpa ada tanggal merah," kata Usep Basuki Eko, Kepala Disdamkar Kabupaten Garut.
Kerugian akibat karhutla tidak hanya soal aset yang terbakar. Menurut Kepala Polk Garut AKP Niko N Adi Putra, asap dari kebakaran lahan memicu gangguan kesehatan warga. Aktivitas ekonomi dan sosial juga ikut terganggu. Lingkungan hiduppun rusak.
Selain siap memadamkan api, Polk Garut juga mengancam penindakan bagi pelaku yang ditemukan sengaja atau lalai menyebabkan kebakaran. Polk menyatakan penegakan hukum akan dilakukan terhadap siapa pun yang违反了 peraturan perundang-undangan.
Masyarakat di sekitar kawasan hutan dan lahan pertanian menjadi kelompok paling rentan. Selain ancaman kesehatan dari asap, mereka juga berisiko kehilangan mata pencaharian apabila lahan mereka rusak akibat api.