Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Garut Berhasil Perbaiki 5 Pasar Tradisional dengan Anggaran Terbatas, Begini Strateginya

Jabar · Oleh · · Diperbarui 7 Agustus 2026

Garut benahi lima pasar tradisional secara bertahap dengan anggaran terbatas. Perbaikan meliputi drainase, tangga, lantai, hingga pengelolaan sampah demi kenyamanan pedagang.

Garut Berhasil Perbaiki 5 Pasar Tradisional dengan Anggaran Terbatas, Begini Strateginya

Keterbatasan Anggaran Bukan Penghambat untuk Garut

Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat, membuktikan bahwa niat baik pemerintah daerah dalam melayani masyarakat tidak harus bergantung pada anggaran besar. Dengan alokasi dana yang terbatas, Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Energi Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Garut berkomitmen membenahi pasar tradisional secara bertahap.

Kepala Disperindag ESDM Kabupaten Garut, Ridwan Effendy, menjelaskan bahwa pembenahan dilakukan dengan skala prioritas yang jelas. "Di samping sistem pengelolaan, kami juga terus memperbaiki sarana sesuai standar minimal," katanya.

Baca Juga: Museum Prabu Siliwangi Pamerkan 368 Keramik Kuno dari Delapan Abad Perdagangan Nusantara

Lima Pasar Tradisional Jadi Prioritas Perbaikan

Sejumlah pasar tradisional di Garut saat ini tengah mengalami transformasi demi kenyamanan pedagang maupun pengunjung. Berikut pasar-pasar yang sedang dibenahi:

"Kami melaksanakan lanjutan perbaikan drainase, termasuk juga jalan dan pemeliharaan bangunan kantor UPT karena sudah terlalu lama tidak ada perbaikan," terang Ridwan Effendy.

Strategi Pembenahan Secara Bertahap

Mengingat keterbatasan anggaran yang dimiliki, Garut tidak mungkin melakukan pembenahan total pada seluruh pasar secara bersamaan. Oleh karena itu, dipilihlah pendekatan bertahap dan berbasis kebutuhan.

Baca Juga: Polres Kuningan Salurkan 24.000 Liter Air Bersih untuk 2 Hari ke Warga Terdampak Kemarau di Garawangi

"Perbaikan hanya sebagian saja, tidak semua sarananya, hanya sebagian kecil karena keterbatasan anggaran, jadi kami melakukannya secara bertahap setiap tahun," jelas Ridwan Effendy.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah memahami prioritas dan mampu mengelola sumber daya secara efisien. Setiap tahun, anggaran dialokasikan untuk membenahi sektor yang paling mendesak.

Dampak Positif bagi Pedagang dan Masyarakat

Pembenahan pasar tradisional diharapkan memberikan dampak langsung bagi para pedagang dan masyarakat sekitar. Kondisi pasar yang lebih layak akan meningkatkan:

Pasar tradisional memiliki peran vital dalam menopang ekonomi lokal. Dengan fasilitas yang lebih baik, diharapkan aktivitas perdagangan di pasar tradisional Garut tetap bertahan dan berkembang.

Komitmen Pemerintah Daerah

Pelaksanaan pembenahan pasar tradisional di Garut sudah mulai berjalan dan ditargetkan tuntas tahun ini. Langkah ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan layanan publik meski dengan segala keterbatasan.

Kondisi pasar tradisional yang nyaman dan tertata akan menciptakan lingkungan perdagangan yang sehat, meningkatkan kesejahteraan pedagang, serta memberikan pengalaman belanja yang menyenangkan bagi masyarakat.

Garut membuktikan bahwa keterbatasan anggaran bukanlah alasan untuk tidak berkarya. Dengan perencanaan yang matang dan eksekusi yang konsisten, pembenahan pasar tradisional dapat dilakukan secara berkelanjutan demi kepentingan bersama.