Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

DPRD Jawa Barat Minta GMNI Beri Masukan soal Program Petani untuk Generasi Muda

Bandung · Oleh ·

DPRD Jawa Barat Buky Wibawa meminta GMNI memberikan masukan konkret kepada pemerintah soal program pertanian untuk generasi muda saat membuka Konferda GMNI di Bandung

DPRD Jawa Barat Minta GMNI Beri Masukan soal Program Petani untuk Generasi Muda

Buky Wibawa membuka Konferensi Daerah GMNI Jawa Barat di Bandung, Minggu malam. Dalam amanatnya, ia menitipkan agar organisasi mahasiswa itu serius memberikan masukan kepada pemerintah soal program yang bisa membuat generasi muda tetap bertahan di sektor pertanian.

Buky menyoroti kondisi genera

si muda Indonesia saat ini yang sudah jarang memiliki cita-cita menjadi petani. Menurut dia, kebanyakan generasi muda justru memilih jalur instan dengan menjadi pegawai, meskipun harus susah payah dan mengeluarkan uang terlebih dahulu sebagai jaminan bisa diterima bekerja.

Baca Juga: Band-Band Legendaris Bandung Satu Panggung di Timeless Project, DT09 Tutup dengan Lagu Persib

"Ini kenyataannya, karena tidak pernah ada program yang memperlawankan keinginan generasi muda untuk tetap bertahan di tanahnya, di tanah pertanian. Di sini tantangan kita, tantangan GMNI untuk memberi sumbangsih pemikiran kepada pemerintah bagaimana membuat program yang mempertentangkan keinginan anak-anak kerja di pabrik dengan keinginan tetap menjadi petani," katanya.

Buky menambahkan, Jawa Barat secara historis selalu menjadi panggung lahirnya pemikiran besar di Indonesia. Kata dia, di Bumi Parahyangan inilah semangat Bandung dari Konferensi Asia Afrika lahir dan menjadi inspirasi bagi kemerdekaan bangsa-bangsa di Asia.

GMNI Jabar Akan Miliki Ketua Baru

Konferda GMNI Jawa Barat yang berlangsung 20-22 September 2026 itu juga akan memilih kepemimpinan baru. Bayu Hidayatulloh yang kini masih menjabat sebagai Ketua DPD GMNI Jawa Barat dalam waktu dekat akan berstatus demisioner.

Baca Juga: Persib Bisa Naik ke Lima Besar Jika Menang Atas Persijap di Jepara

Bayu berharap organisasi ini bisa melangkah lebih jauh dan berkontribusi bagi pemerintah daerah setelah masa transisi kepemimpinan selesai.

"Semoga DPD GMNI Jawa Barat kembali membawa jalan revolusi yang telah lama terurai, membangun semangat yang sama, semangat persatuan. Harapan untuk kawan-kawan, dinamika yang akan terjadi tidak membawa perpecahan, luka lama, dan harus segera membuka lembaran baru," katanya.

Buky mendoakan agar gelaran Konferda GMNI Jawa Barat bisa berlangsung lancar dan menghasilkan kepemimpinan baru yang mampu melanjutkan pemikiran serta gagasan besar untuk disumbangkan kepada pemerintah.

Organisasi Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia sendiri memiliki sejarah panjang dalam percaturan politik di Jawa Barat. Komunitas ini sering menjadi wadah bagi mahasiswa yang Concern terhadap kebijakan publik di daerah ini.

Dalam kesempatan itu, Buky juga menekankan bahwa Jawa Barat tidak bisa dipisahkan dari takdir sejarah perjuangan Indonesia. Menjadikan daerah ini sebagai episentrum gerakan, menurut dia, bukan hanya soal geografis atau jumlah populasi, melainkan soal keberanian berpikir dan bertindak.