Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

DPKP Bandung Pangkas Pohon di Jalan Diponegoro untuk Cegah Dahan Patah dan Tumbang

Bandung · Oleh ·

DPKP Kota Bandung memangkas puluhan pohon di Jalan Diponegoro, depan Taman Lansia, untuk mencegah dahan patah atau tumbang. Pemangkasan dimulai pukul 09.00 dan ditargetkan selesai sebelum 13.00.

DPKP Bandung Pangkas Pohon di Jalan Diponegoro untuk Cegah Dahan Patah dan Tumbang

Pengguna jalan di sepanjang Jalan Diponegoro, depan Taman Lansia, kini bisa melintas dengan lebih aman. Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Bandung menyelesaikan pemangkasan puluhan pohon di area tersebut pada Jumat (4/9/2026) pagi.

Petugas UPT Penghijauan dan Pemeliharaan Pohon DPKP Kota Bandung, Wawan, mengatakan prioritas penanganan diberikan pada pohon yang rimbun, memiliki dahan mati, menghalangi rambu lalu lintas atau Penerangan Jalan Umum (PJU), hingga yang menutupi CCTV. Pohon dengan kondisi seperti itulah yang paling berisiko tinggi patah atau tumbang.

"Pohon yang dinilai rawan patah atau tumbah sehingga dapat membahayakan pengguna jalan menjadi perhatian utama kami," kata Wawan.

Baca Juga: Dulu Diasuh Panti Asuhan, Bang Ran Kini Ajarkan Ribuan Orang Baca Pasar Lewat Ran Trade

Aktivitas pemangkasan dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dan ditargetkan selesai sebelum pukul 13.00 WIB. Petugas memeriksa setiap pohon secara individual untuk menentukan bagian mana yang perlu dipangkas. Pohon palem kipas di sepanjang ruas jalan itu menjadi salah satu target utama.

Selama proses berlangsung, arus lalu lintas dan akses pejalan kaki tetap lancar tanpa hambatan. Penyisiran kondisi pohon sendiri dilakukan setiap hari kerja mulai sekitar pukul 08.00 hingga 15.00 WIB.

DPKP Kota Bandung juga melakukan patroli rutin untuk mendeteksi perusakan dan penebangan pohon ilegal.Upaya serupa pernah dilakukan di Jalan Riau, di mana DPKP menanam puluhan pohon mahoni sebagai pengganti pohon yang ditebang.

Baca Juga: Australia Bergeser 7 Cm per Tahun Menuju Asia, Tekanan Lempeng Bikin Indonesia Rawan Gempa

Usai dipangkas, dahan, ranting, dan dedaunan tidak langsung dibuang ke tempat pembuangan akhir. Material dipilah bersama DLH, di mana ranting kecil dan dedaunan diolah menjadi kompos, sedangkan dahan berukuran sedang hingga besar disimpan untuk dimanfaatkan sebagai material penataan taman.

"Material penataan taman ini bagian dari upaya kami menjaga keberlanjutan lingkungan kota," jelas Wawan.

Warga sekitar, Fitri, mengaku merasa lebih aman dengan adanya perawatan pohon secara rutin. Ia menilai pemeliharaan pepohonan di kawasan jalan penting untuk keamanan dan kenyamanan, selain menambah estetika Kota Bandung.

"Pepohonan di pinggir jalan sudah menjadi salah satu ciri khas Kota Bandung," kata Fitri.

DPKP Kota Bandung kini membuka jalur bagi masyarakat untuk melaporkan pohon yang membahayakan atau mengganggu aktivitas warga. Petugas akan menindaklanjuti laporan untuk menentukan penanganan yang diperlukan.