DPD PAN KBB Targetkan 10 Kursi dan Ketua DPRD Pemilu 2029
DPD PAN Kabupaten Bandung Barat menetapkan target 10 kursi legislatif dan Ketua DPRD Pemilu 2029, dengan fokus pada soliditas internal dan penguatan struktur partai dari dasar.

Pada tanggal 3 Maret 2026, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Bandung Barat menggelar kegiatan konsolidasi dan buka bersama. Acara yang dihadiri seluruh kader DPD dan DPC PAN di wilayah kabupaten ini mengusung tema "Satukan Langkah, Eratkan Ukhuwah, Kuatkan Partai" sebagai arah utama perjuangan partai mendatang.
Target Strategis Pemilu 2029
Ketua DPD PAN KBB, Jeje Ritchie Ismail, menyatakan bahwa partai menetapkan target ambisius namun terukur untuk kontestasi pemilihan umum 2029 nanti. Menurutnya, target utamanya adalah meraih 10 kursi legislatif serta posisi Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat.
"Kalau target tentu setinggi-tingginya. Kita ingin 10 kursi dan Ketua DPRD KBB. Tapi yang paling utama, kita harus solid. Tidak boleh ada kubu-kubuan di internal," kata Jeje dalam keterangan resmi pada acara tersebut.
Penguatan Struktur dari Dasar
Jeje menambahkan bahwa penguatan struktur partai menjadi prioritas utama dalam persiapan Pemilu 2029. Dia menjelaskan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi dan peremajaan kepengurusan, namun kader yang terbukti memiliki kinerja baik akan tetap dipertahankan posisinya.
Selain itu, konsolidasi partai juga akan menjangkau tingkat ranting, termasuk penguatan jaringan saksi yang berperan penting dalam menjaga suara partai. Jeje menegaskan bahwa partai akan memperkuat basis dari bawah, mulai dari DPC hingga ranting, dan mempersiapkan saksi sejak dini untuk menghindari pelanggaran dalam proses pemilihan.
Persiapan Koalisi dan Penanganan Dinamika Internal
Lebih lanjut, Jeje menyatakan bahwa PAN KBB tetap membuka ruang untuk koalisi dengan partai lain. Dia berharap bahwa koalisi yang dibangun pada Pemilu 2029 nanti akan lebih besar dan lebih strategis, sehingga dapat meningkatkan peluang kemenangan partai. PAN juga siap menghadapi setiap mekanisme pemilihan, baik itu pemilihan oleh dewan maupun secara langsung.
Jeje juga mengakui bahwa sempat terjadi dinamika di internal partai, namun hal itu dianggap sebagai bagian dari proses pendewasaan politik. Dia menekankan bahwa yang terpenting adalah PAN harus kembali mendapatkan kepercayaan masyarakat dan benar-benar hadir memberikan manfaat bagi rakyat Kabupaten Bandung Barat.
Dukungan dan Sinergi dengan Pemerintah Daerah
Sementara itu, Sekretaris DPD PAN KBB, Asep Muslim, menyatakan dukungan penuh terhadap kepemimpinan Jeje Ritchie Ismail, yang saat ini juga mengemban amanah sebagai kepala daerah di wilayah tersebut. Dia menjelaskan bahwa DPD PAN akan mengawal secara penuh, bukan hanya dukungan politik, tetapi juga tanggung jawab organisasi agar program yang dijalankan oleh bupati berjalan efektif dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Asep juga menekankan bahwa sinergi antara struktur partai dan kepala daerah menjadi kunci agar arah kebijakan tetap sejalan dengan visi perjuangan PAN. Dia ingin memastikan bahwa seluruh program yang dijalankan berpihak pada kepentingan rakyat, dan bahwa PAN hadir bukan hanya saat pemilu, tetapi juga dalam kerja nyata pemerintahan.
"Ketika partai solid, maka pengawalan terhadap kebijakan juga akan kuat. Itu komitmen kami di DPD," pungkas Asep.
Kegiatan konsolidasi ini menjadi langkah awal PAN KBB dalam persiapan menghadapi Pemilu 2029, dengan fokus pada soliditas internal, penguatan basis, dan sinergi dengan pemerintah daerah. Dengan strategi yang matang, partai ini berharap dapat mencapai target yang telah ditetapkan dan memberikan kontribusi lebih besar bagi perkembangan Kabupaten Bandung Barat.