Disparbud Garut Inventarisasi Jalan Rusak ke Destinasi Wisata untuk Perbaiki Akses Pengunjung
Disparbud Garut inventarisasi jalanan rusak ke destinasi wisata untuk menentukan prioritas perbaikan. Curug Sanghyang Taraje dan kawasan selatan jadi fokus.

Jalan setapak berbatu menuju Curug Sanghyang Taraje di Kecamatan Pamulihan akan menjadi salah satu target utama perbaikan. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Garut sedang menginventarisasi persoalan aksesibilitas di puluhan destinasi wisata milik pemerintah maupun swasta.
Kabupaten Garut memiliki ratusan lokasi wisata yang tersebar dari dataran tinggi hingga pesisir selatan. Potensi itu terus berkembang, tapi infrastruktur penunjangnya belum merata. Kondisi jalan rusak atau belum diaspal menjadi penghalang utama bagi wisatawan yang ingin berkunjung.
"Yang jadi masalah kan aksesibilitas, sementara akses itu juga kan berkaitan dengan fungsi SKPD lainnya," kata Kepala Disparbud Garut Beni Yoga Gunasantika.
Baca Juga: Truk Pengangkut Backhoe Tabrak Pikap di Cugenang Cianjur, Dua Penumpang Tewas di Tempat
Koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menjadi langkah awal yang disiapkan. Disparbud tidak bisa memperbaiki jalan sendiri karena infrastruktur transportasi masuk ranah perangkat daerah lain. Proses inventarisasi ini akan menentukan skala prioritas, mana yang harus segera dituntaskan dan mana yang bisa menunggu anggaran berikutnya.
Pemerintahan Bupati Abdusy Syakur Amin secara langsung meninjau Curug Sanghyang Taraje dan menerima aspirasi dari pengelola wisata. Salah satu yang disorot adalah kondisi jalan penghubung yang belum memadai untuk kendaraan bermotor secara menyeluruh. Akses ini dianggap krusial karena直接影响 jumlah kunjungan dan keselamatan wisatawan.
Potensi wisata di Garut bagian selatan juga masuk dalam radar perbaikan. Wilayah ini dikenal memiliki pantai-pantai indah yang selama ini sulit dijangkau karena kondisi jalan yang kurang mendukung. Keterbatasan akses membuat potensi ekonomi masyarakat sekitar pantai tidak berkembang optimal.
Baca Juga: Mpo Diva Sukmajaya Raih Mpok Depok 2026, Kesempatan Terbuka untuk Pemuda Mekarjaya
Masalah serupa sebenarnya juga dialami kabupaten lain di Jawa Barat. DPRD Jawa Barat Dorong Kabupaten Cianjur Perbaiki Akses Jalan Menuju Destinasi Wisata pernah menyoroti hal yang sama. Ini menunjukkan bahwa buruknya infrastruktur jalan bukan hanya masalah Garut, melainkan tantangan umum pariwisata di Jawa Barat.
Targetnya jelas: jalan yang layak agar wisatawan tidak ragu datang. Kalau akses sudah aman dan nyaman, angka kunjungan diharapkan ikut naik dan ekonomi di sekitar destinasi bisa menggeliat.