Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Dinas Bina Marga Baru Survei Lokasi JPO di Jalan Soekarno-Hatta Setelah Puluhan Kecelakaan

KDM · Oleh ·

Dinas Bina Marga baru survei lokasi pembangunan jembatan penyeberangan di Jalan Soekarno-Hatta setelah puluhan kecelakaan. Fasilitas sementara berupa marka ZoSS, warning light, dan tambahan personil sudah dipasang.

Dinas Bina Marga Baru Survei Lokasi JPO di Jalan Soekarno-Hatta Setelah Puluhan Kecelakaan

Jalan Soekarno-Hatta di Kota Bandung menelan korban puluhan kecelakaan selama dua tahun terakhir. Pelajar yang harus menyeberang di ruas jalan berbahu sempit itu paling berisiko, terutama saat jam masuk dan pulang sekolah.

Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat baru melakukan survei lokasi pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang pada Agustus 2026. Konstruksi dan desain jembatan masih dalam tahap pembahasan.

Jalan Soekarno-Hatta bukan sekadar jalan kota. Ruas itu masuk dalam pengelolaan Kementerian Pekerjaan Umum sehingga pembangunan fasilitas di dalamnya memerlukan koordinasi dengan pemerintah pusat. Proses ini yang membuat pembangunan jembatan belum bisa dimulai dalam waktu dekat.

Baca Juga: ITB Latih Warga Tiga Kelurahan Olah Sampah Organik Jadi Biogas dan Pupuk

"Untuk pembangunan jembatan penyeberangan orang akan dilaksanakan oleh DBMPR dan untuk konstruksi JPO-nya sedang dalam pembahasan," kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Barat Adi Komar, Senin.

Sambil menunggu proses itu rampung, Dishub Provinsi Jawa Barat dan Kota Bandung telah memasang marka Zona Selamat Sekolah, warning light, dan rambu-rambu lalu lintas di titik-titik yang menjadi perlintasan pelajar. Personel dari kepolisian dan Dishub juga ditugaskan membantu pelajar menyeberang saat jam sibuk sekolah.

"Terus selanjutnya juga dari kepolisian dan Dishub juga menambah personil untuk mengamankan anak-anak menyeberang pada saat jam masuk dan jam pulang sekolah," tutur Adi.

Baca Juga: Polda Jawa Barat dan Unpad Luncurkan Pusat Studi Kepolisian di Jatinangor

Penentuan titik-titik lokasi jembatan penyeberangan mengacu pada hasil analisis dan kajian Bina Marga bersama Dishub. Lokasi yang menjadi prioritas antara lain kawasan dengan aktivitas penyeberang tinggi seperti di dekat sekolah dan perkantoran.

"Yang pasti dari ruas Jalan Soekarno-Hatta akan ditentukan titik-titiknya sesuai dengan analisa dan kajian dari Bina Marga dan Dishub," jelas Adi. Namun ia belum bisa memastikan berapa banyak jembatan yang akan dibangun dan kapan konstruksi dimulai.

Gubernur Jawa Barat sebelumnya menyatakan penataan Jalan Soekarno-Hatta mencakup pemasangan Penerangan Jalan Umum dan pembangunan jembatan penyeberangan. Pemasangan PJU menjadi tanggung jawab Bina Marga dan Dishub, sementara pembangunan jembatan masih harus menunggu persetujuan dari Kementerian PU.