Daniel Muttaqien Ditunjuk Plt Ketua Fraksi Golkar DPR Gantikan Sarmuji yang Masuk Kabinet
Daniel Muttaqien ditunjuk Plt Ketua Fraksi Golkar DPR RI menggantikan Sarmuji yang kini menjadi Menteri Perindustrian. Keputusan ini memastikan fraksi tetap solid mengawal kebijakan pemerintah.

Daniel Muttaqien Syafiuddin resmi ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas Ketua Fraksi Golkar DPR RI. Ia sebelumnya dikenal sebagaiWakil Ketua Komisi III DPR RI yang membidangi hukum, hak asasi manusia, dan keamanan.
Penunjukan ini berawal dari langkah Sarmuji yang menerima tugas baru sebagai Menteri Perindustrian dalam Kabinet Merah Putih. Kosongnya kursi kepemimpinan fraksi kemudian diisi melalui surat keputusan bernomor Skep-183/DPP/GOLKAR/X/2026 yang diteken Ketua Umum Bahlil Lahadalia dan Sarmuji sendiri pada 5 Oktober 2026.
Fraksi Golkar merupakan kelompok terbesar kedua di DPR dengan sekitar 110-an kursi. Posisi ini让他们 bisa mengawal langsung kebijakan industri yang sekarang masuk portafolio Sarmuji yang baru.
Baca Juga: Jayadi Ajak Generasi Muda Karawang Teladani Mental Pantang Menyerah Timnas Indonesia
"Bismillah, amanah ini tentu adalah sebuah tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh kesungguhan. Kami di.Fraksi Partai Golkar akan terus memastikan bahwa kehadiran partai di parlemen benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas," kata Daniel dalam keterangan resmi, Selasa (6/10).
Ia menegaskan prioritas utamanya adalah penguatan soliditas internal. Dengan pengalaman多年 menangani isu hukum dan keamanan di Komisi III, Daniel mengatakan fraksi akan mengawal berbagai agenda kerakyatan sambil mendukung kebijakan pemerintah yang berpihak pada kesejahteraan.
DPP Golkar berharap pengalaman Daniel di parlemen bisa memperkuat kinerja fraksi di tengah dinamika politik nasional. Transisi kepemimpinan ini sekaligus memastikan fraksi tetap menjadi kekuatan politik utama pendukung pemerintah.
Bergantinya inmueh kampanye dari Sarmuji ke Daniel menandai dimulainya fase baru bagi-soliditas internal parpol bërkuasa di parlemen. Pengalaman Daniel bertahun-tahun bernegosiasi di Komisi III dianggap modal penting untuk menjaga hubungan antar.partai pengusung pemerintah.