Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Damkar KBB Akhirnya Punya Kantor Sendiri: 18 Tahun Menanti, Ini Dampaknya!

KBB · Oleh Dimas Kurniawan · · Diperbarui 2 Maret 2026

Setelah 18 tahun berdiri, Damkar Kabupaten Bandung Barat (KBB) akhirnya memiliki gedung kantor sendiri. Peresmian ini menjadi tonggak untuk meningkatkan layanan darurat, termasuk rencana pengembangan fasilitas dan penambahan pos pemadam di setiap kecamatan, dengan dukungan relawan dan pelatihan personel berkelanjutan.

Damkar KBB Akhirnya Punya Kantor Sendiri: 18 Tahun Menanti, Ini Dampaknya!

Setelah 18 Tahun Menunggu, Damkar KBB Akhirnya Memiliki Gedung Kantor Sendiri

Kabupaten Bandung Barat (KBB) telah merayakan tonggak penting dalam layanan keamanan darurat: Damkar KBB akhirnya memiliki gedung kantor sendiri setelah 18 tahun berdiri. Peresmian gedung baru ini tidak hanya mengakhiri ketergantungan pada fasilitas pinjaman pihak lain, tetapi juga menjadi dasar untuk meningkatkan kualitas layanan pemadam kebakaran dan penyelamatan di wilayah tersebut.

Kepala Dinas Damkar KBB, Siti Aminah Anshoriah, menyampaikan rasa syukur atas terealisasinya pembangunan gedung ini. Menurutnya, keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk Bupati Jeje Ritchie Ismail, pimpinan daerah, dan lintas perangkat daerah.

"Alhamdulillah, setelah 18 tahun Kabupaten Bandung Barat berdiri, akhirnya Damkar memiliki gedung sendiri. Ini berkat dorongan Pak Bupati, para pimpinan, dan dukungan dari dinas-dinas lain. Yang pasti, gedung ini sudah berizin lengkap," ujar Siti Aminah.

Latar Belakang: Keterbatasan Fasilitas Sebelumnya

Sebelum memiliki gedung sendiri, Damkar KBB harus menempati fasilitas milik pihak ketiga. Meskipun lokasi lama dinilai cukup representatif, kondisi tersebut tidak ideal untuk mendukung kemandirian organisasi. Keterbatasan ruang dan fasilitas membuat pengelolaan operasional, penyimpanan peralatan, dan pelatihan personel tidak optimal. Dengan adanya gedung baru, Damkar KBB kini memiliki ruang yang sesuai dengan kebutuhan operasional dan pengembangan jangka panjang.

Fitur dan Rencana Pengembangan Gedung Baru

Gedung yang baru diresmikan ini masih berada pada tahap pertama pembangunan. Rencana selanjutnya termasuk penambahan fasilitas penunjang seperti area latihan khusus bagi personel Damkar. Area ini akan menjadi tempat untuk melatihan keterampilan penanganan kebakaran, penyelamatan bencana, dan simulasi situasi darurat lainnya. Pengembangan tahap berikutnya diharapkan dapat meningkatkan kapasitas personel dalam menghadapi berbagai kasus darurat.

Upaya Mendekatkan Layanan Damkar ke Masyarakat

Saat ini, Damkar KBB memiliki tujuh pos pemadam kebakaran yang tersebar di wilayah KBB. Visi jangka panjangnya adalah memiliki setidaknya satu pos Damkar di setiap kecamatan. Namun, upaya ini tidak dapat dilakukan secara instan karena menghadapi beberapa tantangan utama:

"Sampai saat ini kita sudah memiliki tujuh pos Damkar. Mudah-mudahan kecamatan lain bisa menyusul. Tapi membuka pos itu tidak mudah, karena selain sarana dan prasarana, yang paling penting adalah personel. Tidak mungkin ada pos tanpa petugas," jelas Siti Aminah.

Peran Relawan (REDKAR) dalam Operasional Damkar

Selain personel resmi, Damkar KBB juga dibantu oleh Relawan Pemadam Kebakaran (REDKAR) yang tersebar di berbagai desa. Keberadaan relawan ini sangat berperan dalam respons awal terhadap kejadian darurat di tingkat masyarakat. REDKAR dapat cepat tiba di lokasi kejadian sebelum tim resmi tiba, sehingga dapat mengurangi dampak kerusakan dan korban.

Meningkatkan Kapasitas Personel untuk Menjawab Kepercayaan Masyarakat

Siti Aminah menyoroti bahwa kepercayaan masyarakat terhadap Damkar KBB terus meningkat. Saat ini, masyarakat tidak hanya melaporkan kejadian kebakaran, tetapi juga berbagai kondisi darurat lainnya seperti kecelakaan lalu lintas, longsor, dan penyelamatan hewan. Kepercayaan ini menjadi tanggung jawab besar bagi Damkar KBB untuk terus meningkatkan kualitas layanan.

Untuk memenuhi harapan masyarakat, Damkar KBB terus melakukan pelatihan berkelanjutan bagi personelnya. Pelatihan ini mencakup teknik penanganan kebakaran baru, penyelamatan bencana, dan komunikasi dengan masyarakat. Siti Aminah berharap pelatihan ini dapat terus didukung oleh anggaran pemerintah daerah agar kualitas layanan tetap terjaga.

Panduan Hubungi Damkar untuk Layanan Darurat

Untuk memudahkan masyarakat mengakses layanan darurat, Damkar KBB telah memiliki sistem layanan terpadu. Masyarakat dapat langsung menghubungi nomor 113 sebagai call center pemadam kebakaran. Nomor ini terhubung ke seluruh wilayah Bandung Raya, sehingga laporan akan segera diteruskan ke tim Damkar terdekat di lokasi kejadian.

Dengan adanya gedung baru dan berbagai upaya pengembangan, Damkar KBB diharapkan dapat memberikan layanan darurat yang lebih cepat, efektif, dan terpercaya bagi masyarakat Kabupaten Bandung Barat.