Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Cerdik dan Sigap, Warga Bandung Gagalkan Pencurian Motor Pedagang Nasi Goreng

Jabar · Oleh · · Diperbarui 4 Agustus 2026

Warga dan Bhabinkamespace di Bandung berhasil menggagalkan pencurian motor Honda Beat milik pedagang nasi goreng di Jalan Cikuda. Pelaku HM bersama mantan istrinya diringkus polisi.

Cerdik dan Sigap, Warga Bandung Gagalkan Pencurian Motor Pedagang Nasi Goreng

Aksi Pencurian di Kawasan Cikuda, Bandung

Seekor motor Honda Beat milik seorang penjual nasi goreng di Jalan Cikuda, Kelurahan Pasir Biru, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung, menjadi'incaran sekelompok orang pada Kamis malam, 18 Juni 2026. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 20.00 WIB ini berhasil digagalkan berkat kewaspadaan warga dan kehadiran Bhabinkamsung di lokasi.

Pelaku Tertangkap Bersamaan dengan Mantan Istri

Satreskrim Mapolsek Panyileukan meringkus dua orang yang terlibat dalam upaya pencurian motor tersebut. Tersangka utama berinisial HM ditangkap saat sedang berusaha membawa kabur motor milik korban MW, seorang pedagang nasi goreng yang sehari-hari menjajakan dagangannya di lokasi kejadian.

Baca Juga: Dukcapil: 34,7 Juta Penduduk Indonesia Berzodiak Cancer, Terbanyak dari Semua Zodiak

Kedua pelaku datang ke lokasi menggunakan motor Vario.ibre "Ternyata peran aktif warga sangat krusial dalam menjaga keamanan lingkungan," kata AKP Bambang, Minggu 21 Juni 2026.

"Motor itu sempat dijebol pakai mata astag, bukan kunci astag ya. Jadi pakai matanya, motornya pakai kunci pas. Sempat rusak lah kunci motor itu," terang AKP Bambang.

Modus Operandi: Pantau Lokasi Sebelum Beraksi

Sebelum melancarkan aksinya, pelakuHM terlebih dahulu melakukan pengamatan terhadap target yang akan dicuri. Ia zogra atau mengidentifikasi motor yang menjadiIncaran.

Baca Juga: FB (19) di Kuningan Diduga Bunuh dan Buang Bayinya Karena Takut Aib Kehamilan

"Jadi datang ke lokasi gitu kan, ya sudah 'digambar' lah kalau bahasa kita mah gitu kan, motor yang diincar digambar," jelas AKP Bambang.

Untuk membobol motor Honda Beat milik korban, pelaku menggunakan alat berupa mata astag dan kunci pas. Alat-alat ini digunakan untuk menjebol sistem penguncian motor. Namun, proses pembobolan tidak berjalan mulus karena alat yang digunakan bukanlah kunci astag utuh, melainkan hanya bagian ujungnya.

Warga dan Bhabinkamsung: Aktif Cegah Kejahatan

Setelah berhasil membobol kunci motor, pelakuHM berusaha mendorong motor milik korban ke arah jalan raya. Namun, usahanya gagal karena motor tidak bisa dinyalakan setelah proses pembobolan.

"Ya didorong, karena nggak nyala, nggak hidup motor itu. Keburu ketahuan sama warga gitu kan, sama warga akhirnya ya sudah dibawa. Kebetulan juga Bhabinkamespace ada di situ, diamankanlah itu," terang AKP Bambang.

Beruntung, seorang anggota Bhabinkamespace yang kebetulan sedang berpatroli di kawasan tersebut langsung bertindak. Berkat koordinasi cepat antara warga dan polisi, pelakuHM serta mantan istrinya berhasil diamankan di Mapolsek Panyileukan.

Barang Bukti dan Pengembangan Kasus

Dari tangan pelaku, petugas mengamankan dua barang bukti berupa mata astag dan kunci pas yang digunakan untuk membobol motor korban. Kedua alat ini menjadi bukti kuat dalam proses penyidikan.

"Kita dalami keterlibatan si cewek, tapi hasil pemeriksaan awal kemarin itu memang ada keterlibatan sih untuk mantan istrinya. Tapi sementara masih kita periksa sebagai saksi gitu ya," terang AKP Bambang.

Polisi masih mendalami beberapa aspek dari kasus ini, termasuk kemungkinan keterlibatan pihak lain di luar kedua pelaku yang sudah diamankan.

Pentingnya Kesadaran Masyarakat dalam Menjaga Keamanan

Kasus ini menjadi contoh nyata bagaimana sinergi antara warga dan petugas polis dapat efektif mencegah tindakan kriminal. Kawasan Perdagangan seperti area Jalan Cikuda, di mana banyak pelaku usaha mikro seperti pedagang nasi goreng, memerlukan perhatian ekstra dari seluruh elemen masyarakat.

",ini juga masih pengembangan apakah ada keterlibatan orang lain di luar yang dua ini gitu kan, masih kita kembangkan," tutup AKP Bambang.

Bagi para pelaku usaha di kawasan Bandung, terutama yang menggunakan kendaraan bermotor sebagai alat bantu mencari nafkah, selalu pastikan kendaraan terkunci dengan baik dan hindari memarkirkan motor di tempat yang sepi tanpa pengawasan.