Bupati Bandung Barat Tinjau SD Giri Asih: Perbaikan Jalan Rp25 Miliar
Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail meninjau SD Giri Asih di Cililin, mengungkap kekhawatiran atas jalan berbahaya, bangunan bocor, dan kekurangan air bersih. Pemerintah menyiapkan anggaran perbaikan hingga Rp25 miliar.

Kondisi Akses Jalan yang Mengancam Keamanan Siswa
Jalan menuju SD Giri Asih di Desa Karangtanjung, Kecamatan Cililin, memiliki panjang sekitar 2,6 kilometer dengan lebar hanya 1 hingga 2 meter. Medan yang dilalui berupa tanjakan curam yang dilengkapi jurang di kedua sisi, membuat perjalanan menuju sekolah sangat berbahaya, terutama saat musim hujan ketika jalan licin.
"Kita meninjau perjalanan sekitar 2,6 kilometer dari bawah dengan kondisi jalan yang bisa dibilang cukup ekstrem karena kiri kanan jurang, tanjakan, dan jalannya sempit sekali, hanya sekitar 1 sampai 2 meter," ujar Jeje saat meninjau lokasi.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Bandung Barat, Pak Amin, menjelaskan bahwa penanganan jalan membutuhkan rekayasa teknis khusus karena kondisi geografis yang sulit. Total biaya perbaikan diperkirakan mencapai lebih dari Rp25 miliar, mencakup pelebaran jalan, pembangunan tembok penahan tanah (TPT), dan bronjong di titik rawan. Meski membutuhkan anggaran besar, pemerintah daerah berencana melakukan penanganan darurat terlebih dahulu untuk meningkatkan keamanan akses, terutama saat kondisi jalan licin. Jeje sendiri mengakui hampir jatuh saat menuju lokasi, menegaskan urgensi penanganan cepat untuk melindungi siswa dan warga setempat.
Fasilitas Pendidikan yang Membutuhkan Perbaikan
Selain akses jalan, kondisi bangunan SD Giri Asih juga memprihatinkan. Sebagian besar atap sekolah masih bocor, dan ketersediaan air bersih menjadi masalah utama yang dihadapi pihak sekolah. Bahkan, siswa harus pergi ke rumah warga setempat untuk menggunakan toilet karena fasilitas sekolah tidak memiliki pasokan air.
"Saya melihat kondisi sekolahnya juga mengkhawatirkan. Kesulitan air bersih dan atapnya masih banyak yang bocor. Jadi saya minta Dinas Pendidikan segera melakukan perbaikan karena ini menunjang semangat belajar para siswa di Desa Karang Tanjung," katanya.
Pemerintah daerah juga berencana menambah fasilitas penunjang sekolah, seperti ruang perpustakaan, dan memperbaiki sistem penyediaan air bersih untuk mengatasi kekurangan yang ada. Tindakan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran bagi siswa di wilayah terpencil tersebut.
Apresiasi bagi Semangat Mengabdi Tenaga Pendidik
Jeje juga mengapresiasi semangat para tenaga pendidik di SD Giri Asih yang tetap mengabdi meskipun berada di wilayah dengan akses sulit dan fasilitas terbatas. Ia menyebut dedikasi para guru ini sebagai contoh yang harus ditiru oleh semua pihak di bidang pendidikan, mengingat tantangan yang harus dihadapi setiap hari.
"Ini contoh yang harus ditiru. Semangat mengabdi tanpa melihat kondisi wilayah. Semangat untuk semuanya," tutupnya.
Kunjungan Bupati ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk memperbaiki infrastruktur dan fasilitas pendidikan di wilayah terpencil Bandung Barat, sehingga siswa dapat belajar dengan aman dan nyaman tanpa terhalang oleh akses yang sulit atau fasilitas yang kurang memadai.