Arus Mudik Sepeda Motor di Cianjur Meningkat Jelang H-3 Lebaran 2026
Arus mudik sepeda motor di Cianjur Jawa Barat meningkat jelang H-3 hari Lebaran, dengan volume mencapai 600 unit per menit, didominasi plat nomor Jabodetabek dan Banten.

Kondisi Awal Arus Mudik di Cianjur H-3 Lebaran
Jelang tiga hari sebelum Hari Raya Idul Fitri (H-3 Lebaran), jalur mudik di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat mulai mengalami peningkatan volume kendaraan secara signifikan. Peningkatan ini terlihat jelas pada pagi dan petang hari, dengan sebagian besar pemudik menggunakan sepeda motor sebagai alat transportasi utama. Sebagian besar pengendara sepeda motor menuju kota atau kabupaten di wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah, dengan plat nomor kendaraan didominasi dari wilayah Jabodetabek dan Banten.
Volume Kendaraan dan Rute yang Dilalui
Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa sekitar 600 sepeda motor melintas setiap menit sepanjang jalur utama Cianjur. Sebagian besar pengendara membawa barang bawaan di bagian jok belakang, sesuai dengan kebiasaan pemudik yang membawa perlengkapan dan makanan untuk hari raya. Kawasan yang dilalui pemudik meliputi jalur dari Puncak hingga Haurwangi, perbatasan Cianjur dengan Bandung Barat. Sebagian kecil pemudik juga memilih jalur selatan Cianjur, yang sempat mengalami antrean panjang di Jalan Raya Cianjur-Cibeber. Untuk mengatasi kemacetan, petugas lalu lintas melakukan rekayasa arus lalu lintas untuk mencairkan antrean.
Antrean di Jalur Petang dan Pusat Kota
Menjelang petang, antrean kendaraan juga terlihat di jalur utama Cianjur-Bandung. Kendaraan yang melintas pada waktu ini memiliki ciri khas pemudik yang membawa barang bawaan di atap mobil dan jok belakang sepeda motor. Meskipun laju kendaraan sempat tersendat selama beberapa menit, arus lalu lintas kembali normal setelah beberapa waktu. Selain di jalur mudik, antrean kendaraan juga terlihat di pusat perbelanjaan di dalam kota Cianjur. Lokasi yang mengalami antrean meliputi Jalan Mangunsarkoro, Arief Rahman Hakim, Prof M Yamin, Jalan Siliwangi, dan Bundaran Tugu Lampu Gentur. Antrean ini terjadi karena masyarakat sedang mencari kebutuhan Lebaran seperti pakaian, makanan, dan perlengkapan hari raya sebelum tanggal lebaran tiba.
Pernyataan Resmi dari Kepala Satlantas Polres Cianjur
AKP Aang Andi Suhandi selaku Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Cianjur menyatakan bahwa meskipun volume kendaraan pemudik mengalami peningkatan, arus lalu lintas masih dapat berjalan normal di sebagian besar jalur. Ia menambahkan bahwa antrean panjang di Jalan Cianjur-Cibeber yang sempat terjadi sudah kembali normal, karena sebagian kendaraan telah diparkir di area yang disediakan di pinggir jalan.
"Meski mengalami peningkatan, namun arus kendaraan masih dapat melintas dengan normal, khusus di jalur selatan tepatnya di Jalan Cianjur-Cibeber yang sempat terjadi antrean saat ini sudah kembali normal karena banyak kendaraan yang diparkir di pinggir jalan," kata Aang.
Ia juga meminta kepada seluruh masyarakat pemudik untuk memarkir kendaraan di area parkir yang telah disediakan agar tidak menghambat arus lalu lintas. Ia menambahkan bahwa arus lalu lintas diperkirakan akan terus meningkat hingga H-2 Hari Raya Idul Fitri, sehingga masyarakat diharapkan untuk lebih berhati-hati dan mengikuti petugas lalu lintas.
Upaya Pengamanan dan Pelayanan untuk Pemudik
Untuk membantu mengatasi kemacetan dan memberikan pelayanan kepada pemudik, puluhan petugas telah ditempatkan di berbagai pos pengamanan dan pelayanan di sepanjang jalur utama mudik Cianjur. Selain itu, tim pengurai juga telah diposisikan di tengah kota yang padat untuk membantu mengatasi antrean dan memberikan informasi kepada masyarakat yang mencari keperluan Lebaran. Petugas juga memberikan bantuan kepada pemudik yang mengalami masalah dengan kendaraan mereka, seperti ban bocor atau kerusakan kecil, untuk memastikan bahwa arus lalu lintas tetap lancar.