600 Kios Baru Akan Dibangun di Pasar Ciranjang Cianjur pada 2027 untuk Tempatkan 1.500 Pedagang
600 kios baru akan dibangun di Pasar Ciranjang Cianjur pada 2027 untuk menampung 1.500 pedagang, dengan 200 unit dari provinsi dan 400 unit dari pusat.

Sedikitnya 1.500 pedagang di Pasar Ciranjang, Cianjur, akan memperoleh kepastian tempat usaha permanen pada 2027. Pemerintah Kabupaten Cianjur menggagas pembangunan 600 kios baru yang tersebar dari dua sumber dana berbeda.
Kepala Pasar Ciranjang Iman Rohiman mengatakan 200 unit kios diusulkan melalui bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, sedangkan 400 unit lainnya diharapkan berasal dari Pemerintah Pusat. Proposal pengajuan tersebut telah diserahkan dan menunggu persetujuan.
"Proposal pengajuan tambahan kios tersebut telah diserahkan ke pemerintah provinsi dan pusat, ketika tidak ada kendala pembangunan secara bertahap dapat dilakukan di awal tahun 2027," kata Iman.
Sebagian besar pedagang yang masih menunggu tempat permanen merupakan korban kebakaran pasar pada 2020 lalu. Hingga kini, proses penataan dan pemenuhan tempat berjualan bagi para pedagang tersebut masih dilakukan secara bertahap.
Kios yang baru nanti akan diprioritaskan bagi pedagang yang telah memiliki dokumen resmi Hak Pemisah Kios (HPK). Iman menyebut pedagang yang belum memiliki HPK diminta untuk bersabar menunggu pembangunan tuntas.
"Pedagang yang sudah memiliki surat HPK menjadi prioritas utama menempati kios yang nantinya selesai dibangun, saat ini kami minta mereka bersabar dan menunggu pembangunan tuntas dilakukan," katanya.
Baca Juga: Bamsoet Ingatkan Generasi Muda Soal Bahaya Hoaks dan Deepfake di Ruang Digital
Penambahan kios dilakukan sebagai upaya mengatasi kesenjangan antara jumlah pedagang dengan kapasitas kios yang tersedia di Pasar Ciranjang yang saat ini masih dalam proses penuntasan pembangunan. Pemerintah daerah menyiapkan penambahan sarana perdagangan untuk mengakomodir pedagang yang hingga saat ini belum memperoleh tempat usaha permanen.
Iman menambahkan berbagai upaya dalam penambahan jumlah kios sesuai dengan jumlah pedagang yang ada di Pasar Ciranjang akan terus dilakukan sesuai dengan anggaran yang tersedia termasuk mencari tambahan anggaran lainnya.
Secara terpisah, 32 bakal calon kepala desa di Cianjur telah mengikuti seleksi akademik sebagai persiapan jelang Pilkades 2026. Seleksi tersebut menjadi bagian dari kesiapan pemerintah desa dalam mengelola pembangunan di tingkat desa.