Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

387 Kepala Sekolah Dilantik, Disdikbud Kuningan Dorong Transformasi Pendidikan Lewat Tiga Strategi Inovatif

Jabar · Oleh Nayla Putri ·

Disdikbud Kuningan launching tiga program strategis 2026: digitalisasi aset pendidikan, pelantikan 387 kepala sekolah definitif, dan pengembangan enam sekolah unggul untuk transformasi pendidikan berbasis data.

387 Kepala Sekolah Dilantik, Disdikbud Kuningan Dorong Transformasi Pendidikan Lewat Tiga Strategi Inovatif

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, resmi mencanangkan tiga program prioritas pada 2026 sebagai langkah strategis mempercepat transformasi pendidikan di wilayahnya. Program ini dirancang untuk penguatan tata kelola berbasis data, penantian kepemimpinan sekolah yang lebih solid, serta pengembangan satuan pendidikan berkualitas tinggi.

Kepala Disdikbud Kabupaten Kuningan Carlan menegaskan bahwa pembenahan sektor pendidikan dilakukan melalui pendekatan modern, transparan, dan berbasis data. Hal ini diperlukan untuk menjawab tantangan pembangunan sumber daya manusia di masa depan.

Digitalisasi Pengelolaan Aset Pendidikan

Program pertama yang dijalankan yakni digitalisasi pengelolaan aset pendidikan melalui aplikasi ATISISBADA. Sistem ini dirancang untuk meningkatkan akurasi data sarana dan prasarana sekolah secara sistematis.

Hingga saat ini, proses verifikasi dan validasi aset telah dilakukan pada:

Langkah ini dianggap krusial agar data aset pendidikan dapat tersusun secara lebih baik, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan. Data tersebut kemudian menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan serta perencanaan kebutuhan sekolah ke depan.

Percepatan Pengangkatan Kepala Sekolah Definitif

Program kedua difokuskan pada percepatan pengangkatan kepala sekolah definitif untuk memperkuat kepemimpinan di setiap satuan pendidikan. Keberadaan kepala sekolah yang definitif menjadi fondasi penting dalam peningkatan mutu pendidikan.

Hingga saat ini, pemerintah daerah telah melantik 387 kepala sekolah pada berbagai jenjang pendidikan. Pelantikan tahap berikutnya dijadwalkan berlangsung pada 15 Juni 2026.

"Keberadaan kepala sekolah definitif sangat penting karena kepemimpinan menjadi salah satu faktor utama dalam peningkatan mutu pendidikan," jelas Carlan.

Pengembangan Enam Sekolah Rintisan Unggulan

Disdikbud Kuningan juga mengembangkan sekolah unggul yang tidak hanya menekankan peningkatan prestasi akademik, tetapi juga pembentukan karakter, budaya mutu, inovasi pembelajaran, dan kepedulian lingkungan.

Pihaknya telah menetapkan enam sekolah rintisan unggulan yang diproyeksikan menjadi model pengembangan pendidikan di Kabupaten Kuningan. Salah satu sekolah rintisan unggulan telah menunjukkan capaian positif melalui berbagai inovasi pendidikan yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas pembelajaran dan prestasi siswa.

Komitmen Menuju Pendidikan Berkualitas

Ketiga program ini dirancang secara integratif untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih baik di Kabupaten Kuningan. Dengan pendekatan berbasis data, kepemimpinan yang kuat, dan pengembangan sekolah berbudaya mutu, diharapkan kualitas pendidikan daerah dapat meningkat secara signifikan.

"Kami optimistis ketiga program tersebut dapat memperkuat kualitas pendidikan daerah serta mendukung lahirnya generasi yang unggul, berkarakter, dan mampu bersaing di masa mendatang," tutup Carlan.

Langkah konkret ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam membangun sumber daya manusia melalui pendidikan yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan zaman.