113 Jiwa Terdampak Bencana Longsor Desa Pasirlangu Cisarua Bandung Barat
Bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat telah menimpa 34 kepala keluarga (113 jiwa). Hingga pukul 12.30 WIB Sabtu (24/1), 8 orang ditemukan tewas, 23 selamat, dan 82 orang masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan dan warga lokal.

Update Terbaru Longsor Pasirlangu Cisarua KBB: 8 Tewas, 82 Orang Masih Hilang hingga Sabtu Siang 24 Januari 2026
Latar Belakang Bencana Longsor di Desa Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat
Bencana alam kembali melanda wilayah Jawa Barat, tepatnya di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat pada awal Januari 2026. Kejadian tanah longsor ini menyebabkan kerusakan parah pada tempat tinggal warga dan menimbulkan korban jiwa serta orang yang masih hilang. Sabtu (24/1), warga lokal bersama tim SAR gabungan bekerja sama untuk membersihkan puing bangunan dan mencari korban yang masih terjebak di bawah tumpukan tanah dan bangunan runtuh.
Data Dampak Bencana hingga Pukul 12.30 WIB Sabtu (24/1)
Hasil asesmen yang dirilis oleh tim SAR gabungan bersama pihak desa setempat hingga pukul 12.30 WIB Sabtu (24/1) menunjukkan bahwa bencana ini telah berdampak pada 34 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 113 jiwa. Rincian korban hingga saat ini adalah:
- 23 orang selamat: Mereka berhasil evakuasi sebelum atau segera setelah kejadian tanah longsor terjadi
- 8 orang ditemukan meninggal dunia: Korban ini ditemukan di bawah puing bangunan selama upaya pencarian pada hari Sabtu
- 82 orang masih dalam proses pencarian: Tim SAR dan warga masih terus berusaha menemukan mereka dengan membersihkan puing secara bertahap
Upaya Pencarian Korban yang Masih Hilang
Upaya pencarian korban yang masih hilang dilakukan secara intensif oleh tim SAR gabungan yang terdiri dari petugas SAR resmi, aparat desa, dan warga lokal. Warga turut andil aktif dalam membersihkan puing bangunan karena mereka memiliki pengetahuan lokal tentang wilayah tersebut, yang membantu mempercepat proses pencarian. Meskipun demikian, proses pencarian menghadapi tantangan akibat kondisi tanah yang masih labil dan jumlah puing yang cukup banyak. Tim SAR juga terus memantau kondisi cuaca untuk menghindari kejadian longsor kembali yang dapat membahayakan petugas pencarian.
Dampak Terhadap Warga Masyarakat Desa Pasirlangu
Bencana tanah longsor ini memberikan dampak serius terhadap kehidupan warga Desa Pasirlangu:
- Kehilangan tempat tinggal: Seluruh 34 kepala keluarga yang terdampak kehilangan rumah mereka akibat runtuhnya bangunan karena tanah longsor
- Ketidakpastian emosional: Warga yang memiliki keluarga atau kerabat yang masih hilang mengalami ketidakpastian dan kekhawatiran yang besar tentang nasib mereka
- Gangguan akses jalan: Beberapa jalur masuk ke Desa Pasirlangu terhalang oleh puing tanah dan bangunan, yang membuat distribusi bantuan menjadi lebih sulit
Upaya Bantuan dan Penanganan Selanjutnya
Pihak pemerintah Kabupaten Bandung Barat telah mengirimkan bantuan darurat berupa makanan, minuman, dan tempat tinggal sementara bagi warga yang selamat. Tim medis juga telah siap untuk memberikan perawatan kepada warga yang mengalami luka atau gangguan kesehatan akibat kejadian ini. Pemerintah juga akan melakukan penilaian lebih lanjut tentang penyebab bencana ini untuk mencegah kejadian serupa terjadi di masa depan, seperti dengan melakukan pengawasan kondisi tanah di wilayah rawan longsor.