Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

100 Pohon Produktif Ditanam di Situ Jatijajar: Kolaborasi Kemanusiaan dan Media untuk Lingkungan Lestari

Jabar · Oleh · · Diperbarui 15 Agustus 2026

Aksi nyata mitigasi perubahan iklim, ASAR Humanity tanam 100 pohon produktif di Situ Jatijajar. Kolaborasi dengan insan pers untuk lingkungan lestari.

100 Pohon Produktif Ditanam di Situ Jatijajar: Kolaborasi Kemanusiaan dan Media untuk Lingkungan Lestari

Kolaborasi Lintas Sektor Guna Pelestarian Lingkungan di Depok

Menyambut peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, perhatian terhadap pelestarian alam semakin menemukan bentuk konkretnya. Salah satu bukti nyata datang dari Kota Depok melalui kegiatan penanaman pohon yang digagas oleh ASAR Humanity bersama Forum Wartawan Jaya Indonesia (FWJI) dan Komunitas Jurnalis Depok (KJD).

Aksi bertajuk "Tanam Pohon Hijaukan Bumi" ini berlangsung di kawasan Situ Jatijajar, Kecamatan Tapos, pada Selasa (30/6/2026). Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari komitmen nyata mitigate perubahan iklim dan pencegahan bencana di wilayah tersebut.

Baca Juga: Ombak di Pantai Pangandaran Berangsur Reda Seusai Nelayan Tewas Terbalik

"Kemanusiaan tak hanya hadir saat bencana melanda, melainkan juga berperan meminimalisir risiko sejak dini. Menanam pohon adalah salah satu cara paling efektif melakukannya," jelas Direktur Utama ASAR Humanity, Purwadi Nugroho.

Rincian Aktivitas Penanaman dan Jenis Bibit

Sebanyak 100 bibit pohon jenis produktif telah disiapkan dalam kegiatan ini. Lima pohon ditanam secara simbolis di sekitar kawasan Situ Jatijajar, sementara sisanya dibagikan kepada warga setempat untuk ditanam di lingkungan masing-masing.

Baca Juga: Putih Sari Tampil di HUT Bekasi, Warga Minta Perhatian pada Banjir dan Drainase

Jenis pohon yang dibagikan meliputi:

Pembagian ini dirancang agar gerakan penghijauan dapat menyebar ke seluruh penjuru Kota Depok, tidak hanya berfokus di satu lokasi semata.

Pendekatan Kolaboratif yang Komprehensif

Keberhasilan kegiatan ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak. Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok turut memberikan dukungan penuh, demikian pula dengan Kecamatan Tapos, Kelurahan Jatijajar, dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) setempat.

Perwakilan DLHK Kota Depok, Agnes, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif ini.

"Kami berharap kerja sama ini tidak berhenti di sini, melainkan terus berlanjut untuk menjaga kelestarian Situ Jatijajar dan menghijaukan seluruh Kota Depok," harapnya.

Sinergi antar berbagai elemen ini menjadi model tersendiri dalam pendekatan pelestarian lingkungan di tingkat lokal.

Peran Ganda Insan Pers dalam Pelestarian Alam

Momen ini juga membuktikan peran ganda insan pers. Mereka tidak hanya bertugas menyebarkan informasi, tetapi juga turut serta secara langsung menjaga kelestarian alam.

Muhammad Iksan, Ketua Korwil FWJI Depok, menegaskan bahwa kegiatan seperti ini memperkuat hubungan antara media dan komunitas.

"Terima kasih atas antusiasme semua pihak. Semoga langkah ini menjadikan bumi tempat tinggal yang aman dan lestari bagi kita semua," katanya.

Senada dengan itu, Ketua KJD Johanes Hutapea menekankan pentingnya sinergi lintas elemen.

"Kami berharap kerja sama yang terjalin kini dapat terus diperkuat untuk berbagai kegiatan positif di masa mendatang," katanya.

Komitmen Berkelanjutan ASAR Humanity

Bagi ASAR Humanity, kegiatan di Situ Jatijajar menjadi langkah perdana di tahun 2026, setelah sebelumnya berfokus pada pemulihan pascabencana di Aceh.

Purwadi Nugroho menekankan bahwa organisasinya berkomitmen terus berkolaborasi dengan berbagai pihak sesuai semangat kemitraan yang memberi manfaat berlipat.

"Ke depannya, sinergi serupa bisa dikembangkan hingga ke pemberdayaan ekonomi warga," tambah Purwadi.

Upaya Pelestarian Berkelanjutan di Kota Depok

Kehadiran berbagai pejabat dalam kegiatan ini menunjukkan betapa pentingnya dukungan institusional dalam upaya pelestarian lingkungan. Antara lain:

Kawasan Situ Jatijajar sendiri memiliki potensi besar sebagai paru-paru hijau di wilayah Depok bagian utara. Dengan perawatan dan perhatian yang tepat, area ini diharapkan dapat menjadi simbol keberhasilan kolaborasi multipihak dalam menjaga lingkungan.

Langkah planting pohon ini diharapkan menjadi awal dari serangkaian kegiatan berkelanjutan yang tidak hanya berdampak pada penghijauan, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup warga sekitar.