Wisatawan Malaysia Ramai-Ramai ke Bandung, Reaktivasi Bandara Husein Jadi Kunci
Rencana reaktivasi Bandara Husein Sastranegara di Bandung mendapat respons positif. Tren wisatawan Malaysia ke Bandung yang meningkat jadi momentum strategis.

Kota Bandung tengah bersiap untuk menghidupkan kembali aktivitas penerbangan komersial di Bandara Husein Sastranegara. Rencana ini dianggap sebagai langkah strategis untuk mengungkit potensi ekonomi dan sektor pariwisata yang selama ini belum maksimal.
Latar Belakang Bandara Husein Sastranegara
Bandara Husein Sastranegara sebenarnya tidak pernah sepenuhnya ditutup. Namun, aktivitas penerbangan komersial di bandara yang terletak di corazón Kota Bandung ini sangat terbatas dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi ini membuat流量 penumpang terus menurun dibandingkan era sebelum pandemi.
Hingga saat ini, belum ada maskapai besar yang secara rutin mengoperasikan penerbangan dari dan menuju bandara ini. Alhasil, potensi konektivitas udara yang dimiliki Kota Bandung belum termanfaatkan secara optimal.
Tren Positif Wisatawan Malaysia ke Bandung
Di tengah minimnya航班 langsung, justru muncul tren yang menggembirakan. Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengungkapkan adanya peningkatan signifikan kunjungan wisatawan asal Malaysia.
"Saat ini ada tren yang sangat menarik. Di Malaysia sedang berkembang anggapan bahwa Bandung merupakan salah satu destinasi kuliner terbaik di Asia. Akhirnya wisatawan Malaysia ramai-ramai datang ke Bandung," tutur Farhan.
Menurut dia, ada dua faktor utama yang mendorong lonjakan wisatawan Malaysia:
- Tren kuliner – Bandung mulai dikenal sebagai surga kuliner di Asia Tenggara
- Nilai tukar mata uang – Menguatnya nilai tukar ringgit terhadap rupiah membuat biaya berwisata ke Bandung terasa lebih terjangkau bagi wisatawan Malaysia
Instruksi Presiden dan Langkah Persiapan
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam kunjungannya ke Kota Bandung telah menginstruksikan percepatan persiapan reaktivasi bandara tersebut. Kepala Negara bahkan telah menugaskan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan Kementerian Pertahanan untuk melakukan kajian mendalam terkait rencana ini.
"Kita sangat menunggu reaktivasi ini, karena bagaimanapun selama ini Bandara Husein bukan ditutup, tetapi aktivitas penerbangan komersialnya sangat terbatas," jelas Farhan.
Sebagai langkah konkret, Pemerintah Kota Bandung akan segera:
- Menggelar rapat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan
- Melakukan perbaikan dan pemeliharaan sarana-prasarana penunjang bandara
- Menyiapkan layanan angkutan umum untuk mendukung mobilitas penumpang
Potensi Lonjakan Penumpang
Jika reaktivasi berjalan sukses, Bandung berpotensi mengembalikan jumlah penumpang seperti pada 2019. Saat itu, total pengguna jasa penerbangan mencapai sekitar 3,8 juta orang, yang terdiri dari:
- Sekitar tiga juta penumpang domestik
- 800 ribu penumpang internasional
Angka ini menunjukkan bahwa permintaan terhadap konektivitas udara di Bandung sebenarnya masih tinggi. Hanya saja, infrastruktur penerbangan belum mampu menjawab kebutuhan tersebut secara maksimal.
###展望 Masa Depan
Reaktivasi Bandara Husein Sastranegara bukan sekadar menghidupkan kembali infrastruktur transportasi. Lebih dari itu, ini adalah tentang mengembalikan Bandung ke peta penerbangan nasional dan internasional.
Dengan potensi wisata kuliner yang terus berkembang dan dukungan penuh pemerintah pusat, Kota Bandung memiliki peluang besar untuk menjadi destinasi wisata utama di Asia. Kunci utamanya adalah sinergi antara pemerintah kota, maskapai penerbangan, dan pelaku wisata dalam menyambut era baru penerbangan di Kota Kembang.