Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Wisata Jabar Favorit? KAI Bandung Buktikan dengan Okupansi 72%

Bandung · Oleh Nayla Putri · · Diperbarui 2 Maret 2026

Jawa Barat kembali menjadi primadona wisata dengan okupansi kereta api mencapai 72,4% selama libur Isra Mikraj. Ribuan penumpang membanjiri stasiun, menandakan daya tarik Bumi Priangan yang kuat didukung oleh fasilitas dan penawaran perjalanan yang menarik.

Wisata Jabar Favorit? KAI Bandung Buktikan dengan Okupansi 72%

Jawa Barat Bopong Status Destinasi Favorit: Okupansi Kereta Api Lampaui Harapan

Bandung, 20 Januari 2026 – Jawa Barat kembali menegaskan posisinya sebagai magnet pariwisata yang tak terbantahkan, terutama selama periode libur panjang. Data terkini dari operator kereta api regional di Bandung menunjukkan tingkat keterisian tempat duduk yang mengesankan, mencapai 72,4 persen, mencerminkan daya tarik Bumi Priangan sebagai destinasi pilihan utama, termasuk untuk liburan Isra Mikraj 1447 H.

Pergerakan penumpang yang signifikan, dengan dominasi kedatangan di akhir pekan, menjadi salah satu indikator kuat. Hingga Jumat, 16 Januari 2026, total tiket yang terjual telah menembus angka 48.829 lembar dari 67.410 tempat duduk yang tersedia. Angka ini diprediksi akan terus meningkat seiring pembelian tiket go show yang masih berlangsung.

Gelombang Kedatangan Lampaui Keberangkatan: Tanda Jelas Daya Tarik Wilayah

Secara kumulatif, dalam kurun waktu 15-16 Januari 2026, tercatat 29.680 pelanggan tiba di berbagai stasiun, melampaui jumlah pelanggan yang berangkat, yakni 29.020 orang. Fenomena ini mengindikasikan bahwa banyak wisatawan memilih menghabiskan waktu libur mereka di berbagai destinasi menarik yang ditawarkan Jawa Barat.

"Kami berkomitmen penuh untuk mengoptimalkan kesiapan sarana dan prasarana. Pelayanan petugas, baik di stasiun maupun di dalam kereta, serta pengaturan perjalanan terus disempurnakan demi menjamin keamanan dan kenyamanan seluruh penumpang," ujar juru bicara operator kereta api regional di Bandung. "Kami juga mengucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat yang menjadikan kereta api sebagai moda transportasi utama selama libur Isra Mikraj ini."

Stasiun Utama Menjadi Pusat Keramaian

Pada Jumat, 16 Januari 2026 saja, sebanyak 14.967 pelanggan tiba di seluruh stasiun di wilayah Bandung, sementara pelanggan yang berangkat berjumlah 14.030 orang. Stasiun Bandung memimpin sebagai titik tersibuk, melayani kedatangan 5.185 penumpang dan keberangkatan 4.737 penumpang, diikuti Stasiun Kiaracondong dengan 3.226 penumpang berangkat dan 2.742 penumpang datang.

Pergerakan penumpang juga terpantau tinggi di stasiun-stasiun penyangga:

Opsi Perjalanan Hemat: Dorongan Pariwisata Inklusif

Menyikapi tingginya permintaan, operator kereta api di Bandung menyediakan opsi perjalanan hemat melalui potongan harga sebesar 10 persen. Potongan ini berlaku khusus untuk perjalanan Kereta Api (KA) Pasundan dengan relasi Kiaracondong-Surabaya Gubeng (PP). Inisiatif ini tidak hanya mendukung pariwisata, tetapi juga memberikan kesempatan bagi lebih banyak masyarakat untuk menikmati perjalanan dengan anggaran yang lebih terjangkau. Langkah ini merupakan strategi cerdas untuk menjaga momentum pariwisata dan memastikan aksesibilitas bagi berbagai segmen masyarakat.

Analisis data ini secara jelas menunjukkan bahwa sektor pariwisata di Jawa Barat terus bertumbuh subur, dengan dukungan infrastruktur transportasi yang memadai, mampu mengakomodasi lonjakan jumlah pengunjung. Ini menjadi sinyal positif bagi perekonomian lokal dan regional, serta menegaskan kembali Bandung dan sekitarnya sebagai salah satu primadona destinasi di Indonesia.