Warga Bantu Tangkap Pelaku Jambret di Jalur Lambat Soekarno-Hatta Bandung
Penjambretan modus memepet korban ambil ponsel di bawah setang motor di Jalan Soekarno-Hatta Bandung. Pelaku berinisial AS ditetapkan setelah dibantu warga dan polisi.

Sabtu (30/5/2026) siang bolong hari, aksi penjambretan modus memepet korban terjadi di Jalan Soekarno-Hatta wilayah Kelurahan Jatisari, Kecamatan Buahbatu, Kota Bandung. Pelaku berinisial AS (29) beraksi di jalur lambat, area yang sering dilewati pengendara motor pada waktu sibuk siang. Insiden ini kemudian menyebar luas di media sosial dan menjadi perbincangan publik.
Deteksi Aksi dan Reaksi Warga
Video aksi penjambretan ini viral di akun media sosial @BandungTerkini, menampilkan beberapa detail penting dari insiden. Salah satu adegan menunjukkan celana pelaku sobek di bagian lutut kanan, akibat terjatuh saat berusaha melarikan diri setelah ketahuan. Sementara korban yang mengenakan baju putih mengalami luka lecet dan mendapatkan pengobatan segera setelah insiden.
Selain itu, video tersebut merekam momen ketika seorang warga berhasil menjambak rambut pelaku sambil menegaskan, "Lihat korban tuh, mau tanggung jawab?" Tindakan cepat warga ini membantu menahan pelaku sampai tiba polisi.
Penanganan Otoritas Kepolisian
Dalam pernyataan pada Minggu (31/5/2026), Kapolsek Buahbatu Kompol Rezky Kurniawan menjelaskan detail insiden secara lengkap. Ia menyatakan bahwa korban saat itu sedang membawa ponsel dan meletakkannya di bawah setang motornya sebelum aksi penjambretan terjadi. Pelaku yang berada di sebelah kiri korban kemudian mendekati dan mengambil ponsel tersebut tanpa diketahui korban.
"Korban mencoba mempertahankan diri dengan menarik jaket pelaku, sehingga keduanya terjatuh di jalur lambat. Keberanian korban ini membantu menghentikan aksi pelaku sebelum bisa melarikan diri," ujar Kompol Rezky.
Jajaran Polsek Buahbatu bersama masyarakat dan bantuan dari jajaran Polsek Kiaracondong berhasil menangkap pelaku dalam waktu singkat. Selama operasi, tim mengamankan satu unit motor yang digunakan pelaku dan ponsel yang diambil selama insiden. Pelaku saat ini sedang diamankan di Mapolsek Buahbatu untuk menjalani proses penyelidikan lebih lanjut.
Konfesi Pelaku dan Proses Hukum Selanjutnya
Dalam penyelidikan awal, pelaku AS mengakui tindakannya dengan jujur. Ia menyatakan bahwa ia memilih korban yang sedang berada di sebelah kanan motor, dengan ponsel terletak di dekat area setang motor. "Saya mendekati korban saat ia sedang berhenti di jalur lambat, kemudian mengambil ponselnya. Namun, korban menangkap saya dan kami jatuh, lalu tertangkap oleh warga," jelas pelaku.
Kompol Rezky menegaskan bahwa pelaku akan dihadapkan pada proses hukum sesuai peraturan yang berlaku. Ia juga mengapresiasi keberanian korban dan warga yang membantu menangkap pelaku, yang menjadi contoh kerjasama yang baik antara masyarakat dan kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan.
Insiden ini kembali menyoroti pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap tindak kejahatan di jalan raya, terutama di area yang ramai. Masyarakat diimbau untuk selalu memperhatikan lingkungan sekitar dan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan kepada pihak berwenang.