Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Verifikasi Kewilayahan Jadi Kunci Penataan PKL Terdampak Koridor BRT Cicadas

Bandung · Oleh Fikri Ramadhan · · Diperbarui 2 Maret 2026

Pembangunan koridor BRT Cicadas Bandung berdampak pada sekitar 2.506 PKL, namun penataan dan relokasi mereka tertunda karena proses verifikasi data kewilayahan yang masih berlangsung. Pemerintah Kota Bandung sedang bekerja dengan lintas sektor untuk menyelesaikan tahapan ini dan memberikan kepastian bagi PKL.

Verifikasi Kewilayahan Jadi Kunci Penataan PKL Terdampak Koridor BRT Cicadas

Latar Belakang Pembangunan BRT Cicadas dan Dampaknya pada PKL Bandung

Pembangunan koridor Bus Rapid Transit (BRT) di Kota Bandung terus berlanjut, dengan salah satu ruas yang menjadi fokus adalah kawasan Cicadas. Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan akses transportasi umum yang lebih efisien dan ramah lingkungan, namun tidak dapat dipungkiri berdampak pada kelompok pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di area terdampak proyek.

Menurut data sementara yang diterima Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dinkop UKM) Kota Bandung, sekitar 2.506 PKL diperkirakan terdampak oleh pembangunan BRT Cicadas. Namun, angka tersebut belum bersifat final karena masih memerlukan proses verifikasi lanjutan di tingkat kewilayahan.

Verifikasi Data Kewilayahan: Tahapan Krusial untuk Penataan yang Tepat Sasaran

Kepala Dinkop UKM Kota Bandung, Budhi Rukmana, menegaskan bahwa verifikasi data kewilayahan adalah tahapan yang tidak dapat dilewatkan dalam penataan PKL terdampak BRT. Data yang akurat dan terverifikasi menjadi fondasi utama untuk menentukan kebijakan relokasi, fasilitasi bantuan, hingga perhitungan anggaran yang dibutuhkan untuk penataan tersebut.

Proses verifikasi dilakukan melalui dua tahap: pertama, sinkronisasi data dengan Kementerian Perhubungan melalui konsultan Project Implementation Unit (PIU), Project Consultant (PC), dan konsultan Detailed Engineering Design (DED). Setelah itu, data tersebut diverifikasi oleh pihak kewilayahan (kelurahan) untuk memastikan:

"Data ini masih harus diverifikasi oleh kewilayahan. Itu penting agar kebijakan yang diambil benar-benar tepat sasaran," ujar Budhi Rukmana.

Implikasi Belum Finalnya Data pada Penataan dan Relokasi PKL

Belum finalnya data jumlah PKL terdampak memiliki beberapa implikasi yang signifikan bagi proses penataan dan relokasi:

  1. Keterlambatan penentuan anggaran: Pemerintah Kota Bandung belum dapat menentukan besaran anggaran yang dibutuhkan untuk penataan dan relokasi karena jumlah PKL yang terdampak masih tidak pasti.
  2. Tidak adanya kepastian bagi PKL: Para PKL di kawasan Cicadas harus menunggu lebih lama untuk mengetahui lokasi relokasi dan bantuan yang akan mereka terima, sehingga mengganggu kelangsungan usaha mereka.
  3. Proses relokasi yang tidak terkoordinasi: Tanpa data yang akurat, tim koordinasi penataan PKL tidak dapat merencanakan lokasi relokasi yang sesuai dengan jumlah dan kebutuhan PKL.

Tim Koordinasi Penataan dan Pemberdayaan PKL Kota Bandung, yang melibatkan beberapa OPD terkait, masih dalam tahap pembahasan untuk menentukan lokasi relokasi yang optimal. Proses ini dilakukan secara lintas sektor untuk memastikan bahwa lokasi relokasi memiliki akses yang baik dan dapat mendukung kelangsungan usaha PKL.

Harapan PKL di Kawasan Cicadas Terhadap Proses Verifikasi

Para PKL di kawasan Cicadas mengungkapkan harapan bahwa proses verifikasi data dapat diselesaikan secepat mungkin. Mereka merasa khawatir tentang kelangsungan usaha mereka jika harus menunggu terlalu lama tanpa kepastian. Beberapa di antaranya juga berharap bahwa pemerintah Kota Bandung dapat memberikan bantuan sementara, seperti modal usaha atau tempat berjualan sementara, selama proses relokasi berlangsung.

Langkah Selanjutnya untuk Penataan PKL yang Berkelanjutan

Pemerintah Kota Bandung menegaskan bahwa seluruh proses penataan PKL akan dilakukan secara bertahap dan terkoordinasi. Tujuan utama adalah untuk memastikan bahwa pembangunan koridor BRT dapat berjalan lancar tanpa mengabaikan kesejahteraan PKL. Beberapa langkah selanjutnya yang akan dilakukan adalah:

Dengan langkah-langkah ini, diharapkan penataan PKL terdampak BRT Cicadas dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi kedua pihak: pemerintah Kota Bandung dan para PKL yang terdampak.