Vaksin HPV untuk Anak Laki-laki Baru Menyasar ke Jawa Barat pada 2027
Vaksin HPV untuk anak laki-laki baru tersedia di Jawa Barat pada 2027. Syaratnya, cakupan imunisasi HPV anak perempuan harus sudah 90 persen lebih dulu di wilayah tersebut.

PT Bio Farma (Persero) mendorong perluasan cakupan imunisasi Human Papillomavirus (HPV) agar tidak hanya menyasar anak perempuan, tetapi juga anak laki-laki. Dorongan ini muncul karena infeksi HPV tidak hanya berkaitan dengan kanker serviks pada perempuan, tetapi juga dapat menyebabkan penyakit langsung pada laki-laki.
"Kalau kita lihat berdasarkan studi dan pengalaman negara lain, vaksin HPV juga diberikan kepada laki-laki. Laki-laki memang bisa menjadi carrier, tetapi juga bisa terkena penyakit yang disebabkan oleh HPV," kata Shadiq Akasya, Direktur Utama Bio Farma, saat berdikusi di Kota Bandung beberapa waktu lalu.
Cakupan Vaksin Anak Perempuan Jadi Syarat Utama
Kepastian ini penting buat kamu yang punya adik laki-laki di sekolah. Pemerintah menarget cakupan imunisasi HPV pada anak perempuan di suatu wilayah harus sudah mencapai 90 persen sebelum program vaksinasi HPV untuk anak laki-laki bisa diperluas di wilayah tersebut.
Baca Juga: 20 Musisi Bandung Tampil Bersama di Laswi Heritage dalam Konsep Empat Fase Nostalgia
"Karena memang dari sisi rekomendasi KIN atau Komisi Imunisasi Nasional dan WHO juga, jadi memang untuk yang HPV boys ini tidak ada syaratnya. Syaratnya adalah cakupan imunisasi HPV pada anak perempuan di wilayah tersebut sudah 90 persen," kata Indri Yogyaswari, Direktur Imunisasi Kementerian Kesehatan RI.
Artinya, butuh waktu lebih lama sebelum anak laki-laki di Bandung dan seluruh Jawa Barat bisa mendapat perlindungan yang sama.
Jadwal Pelaksanaan Bertahap
Kementerian Kesehatan baru memulai program ini pada Agustus 2026 di tiga provinsi, yaitu Daerah Istimewa Yogyakarta, DKI Jakarta, dan Bali. Provinsi-provinsi ini dipilih sebagai lokasi percontohan sebelum program diperluas.
Baca Juga: Jenius Ubah Setiap Langkah Pelari di Bandung Jadi Energi Positif untuk Anak Sakit
Baru pada 2027, tiga provinsi tambahan masuk sasaran, termasuk Jawa Barat. Setelah itu, pemerintah akan menambah satu provinsi setiap tahun sampai akhirnya ditargetkan berlaku nasional.
Shadiq menjelaskan Bio Farma telah menyiapkan vaksin kuadrivalen yang melindungi terhadap empat tipe virus HPV. Vaksin jenis ini telah digunakan untuk laki-laki di Australia dan Malaysia. "Empat valen ini digunakan untuk laki-laki dan itu sudah dilakukan di beberapa negara, ada di Australia dan Malaysia," sebutnya.
Dampak Langsung bagi Laki-laki
Masih ada persepsi di masyarakat bahwa laki-laki hanya berperan sebagai pembawa virus HPV tanpa merasakan dampak langsung. Pandangan ini dianggap keliru karena infeksi HPV pada laki-laki dapat menyebabkan penyakit seperti kanker orofaring dan kanker penis.
Vaksinasi untuk anak laki-laki perlu dilakukan sejak usia sekolah dasar, berkisar 11 tahun, melalui program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS). Pemerintah berharap langkah ini memberikan perlindungan sejak dini terhadap penyakit yang berkaitan dengan infeksi HPV.
Program imunisasi HPV untuk anak perempuan sendiri saat ini telah menggunakan satu dosis, bergeser dari kebijakan sebelumnya yang menggunakan dua dosis. Pemberian tiga dosis tetap berlaku untuk perempuan dewasa yang telah menikah.