20 Musisi Bandung Tampil Bersama di Laswi Heritage dalam Konsep Empat Fase Nostalgia
Dua puluh musisi Bandung dari berbagai era tampil di Laswi Heritage dengan konsep empat fase pengalaman. Mocca yang berusia 27 tahun masih menarik penonton lintas generasi.

Doel Sumbang menilai konsep Timeless menarik karena mempertemukan musisi dari genre berbeda dalam satu panggung. "Yang paling menarik dari konsep Timeless ini adalah adanya upaya mengakomodir begitu banyak genre musik," katanya.
Panggung itu mempertemukan musik Doel Sumbang dengan karakter The Changcuters, The Panturas, Mocca, dan 16 musisi lainnya. Under The Big Bright Yellow Sun feat. Vicky Mono dan Ardan Nightmare Side turut加入 lineup.
"Bandung punya sejarah dan karakter musik yang sangat kuat. Karena itu, ketika kami siapkan PREANGER EDITION, kami ingin lineup-nya juga merefleksikan keberagaman cerita dan pengalaman musik yang dimiliki kota ini," jelas Rijal Asikin, perwakilan RESONINE selaku promotor.
Baca Juga: Vaksin HPV untuk Anak Laki-laki Baru Menyasar ke Jawa Barat pada 2027
Konsep acara tidak berhenti pada pertunjukan musik saja. Pengunjung memasuki fase remember dengan instalasi visual era 2000-an, photo spot bertema, dan landmark tematik. Fase relive menawarkan pengalaman radio off-air dan marketplace bertema era yang sama,加上 karaoke dan area interaksi.
Fase celebrate menjadi puncaknya ketika semua musisi tampil di atas panggung. Pengalaman kemudian ditutup dengan fase recharge yang diharapkan memberikan energi baru bagi audiens.
Mocca telah bertahan selama 27 tahun. Vokalis Arina menceritakan penonton yang datang membawa anak-anak mereka untuk menyaksikan演出 langsung.
Baca Juga: Jenius Ubah Setiap Langkah Pelari di Bandung Jadi Energi Positif untuk Anak Sakit
"Banyak regenerasi pastinya. Jadi yang dulu dengerin Mocca waktu dia masih remaja atau dia waktu itu baru mulai kuliah, sekarang jadi bawa anaknya untuk nonton Mocca," katanya.
Doel Sumbang menyoroti karya-karya lama yang dianggap lebih tulus dibuat. "Karya-karya lama jauh lebih asyik karena lebih tulus dibuat, nggak pengen kaya, nggak pengen viral," katanya.
Ia kemudian menyuarakan pentingnya kembali keorientasi karya. "Mari kita kembali ke budaya lama di mana bikin karya itu orientasinya bukan uang, tapi karya," katanya.
Mocca hadir dalam lineup bersama The Changcuters, The Milo, Bottlesmoker, The Panturas, Teenage Death Star, La Luna, White Chorus, Sarasvati, dan Pure Saturday.