Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Update! Polres Garut Terapkan Rekayasa Lalin ke Destinasi Wisata, Hindari Macet Total

Bandung · Oleh Nayla Putri · · Diperbarui 2 Maret 2026

Polres Garut rekayasa lalin ke destinasi wisata antisipasi macet parah. Volume kendaraan melonjak, didominasi ke objek wisata. Upaya evakuasi arus dilakukan.

Update! Polres Garut Terapkan Rekayasa Lalin ke Destinasi Wisata, Hindari Macet Total

Polres Garut Evakuasi Arus Kendaraan Menuju Objek Wisata, Antisipasi Kepadatan Panjang

Garut, Jawa Barat – Kepolisian Resor (Polres) Garut sigap mengantisipasi lonjakan arus kendaraan bermotor dari arah Bandung yang membanjiri objek wisata di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Langkah evakuasi arus dilakukan untuk mencegah kemacetan parah di jalur utama Bandung-Garut, khususnya pada Jumat lalu.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Garut, Iptu Aang Andi Suhandi, menjelaskan bahwa peningkatan volume kendaraan terlihat signifikan di ruas jalan provinsi lintas Kadungora-Leles-Tarogong. "Saat ini terpantau arus kendaraan lumayan ramai, dan tujuannya didominasi ke tempat-tempat wisata di Garut," ujar Iptu Aang.

"Kami sampaikan, pada hari ini memang dominasi pergerakan ke objek-objek wisata. Kami sudah dua kali melakukan upaya penguraian arus dari arah Bandung menuju ke objek wisata," tambahnya, menyoroti respons cepat kepolisian.

Sejak dimulainya libur Natal 2023, wilayah Garut memang telah menjadi magnet bagi wisatawan, menyebabkan kepadatan lalu lintas yang konsisten. Guna mengatasi hal ini, sistem satu arah (_one way_) telah beberapa kali diterapkan di titik-titik rawan macet.

Sebagai contoh, di jalur Warung Peuteuy dan Sigobing, penarikan arus kendaraan diberlakukan secara efektif. Hal ini ditujukan untuk melancarkan akses menuju berbagai destinasi wisata populer serta hotel-hotel di kawasan seperti Cipanas Garut, Kecamatan Tarogong Kaler.

Iptu Aang juga mengonfirmasi adanya koordinasi erat dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) setempat. "Dari arah Bandung menuju objek-objek wisata dan hotel-hotel di Kabupaten Garut, kami sudah berkoordinasi dengan PHRI bahwa okupansinya sampai nanti Tahun Baru itu sudah penuh," ungkapnya, mengindikasikan tingginya minat kunjungan.

Arus lalu lintas di jalur wisata Garut cenderung ramai pada pagi dan sore hari. Waktu pagi kerap dipenuhi wisatawan yang bergerak menuju destinasi, sementara sore hari menjadi puncak pergerakan balik, baik menuju Bandung maupun wisatawan baru yang datang untuk menikmati pemandian air panas di Cipanas Garut.

"Setelah menginap, kemudian mengunjungi tempat kuliner maka pada sore harinya akan terjadi peningkatan arus lalu lintas ke arah Bandung. Begitu juga dari Bandung, masih ada yang berwisata ke Garut," pungkas Iptu Aang, menjelaskan dinamika pergerakan wisatawan.

Kesiapan Polres Garut dalam menghadapi lonjakan ini menjadi kunci untuk menjaga kelancaran dan kenyamanan mobilitas wisatawan selama musim liburan akhir tahun ini. Pengaturan lalu lintas yang proaktif diharapkan dapat meminimalisasi kemacetan yang berpotensi menghambat pengalaman liburan para pengunjung.

Lihat informasi lalu lintas terkini Garut

Kata kunci: Garut, wisata Garut, libur Natal, Tahun Baru, kemacetan, Polres Garut, Iptu Aang.