Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Unpad Siapkan SDM Lewat Prodi Rekayasa Kosmetik

Bandung · Oleh Fikri Ramadhan · · Diperbarui 2 Maret 2026

Fakultas Farmasi Unpad membuka Prodi Rekayasa Kosmetik S1 semester ganjil 2026/2027 dengan daya tampung 80 mahasiswa melalui tiga jalur penerimaan.

Unpad Siapkan SDM Lewat Prodi Rekayasa Kosmetik

Unpad Buka Prodi Rekayasa Kosmetik S1 untuk Jawab Kebutuhan Industri Kosmetika Nasional

Jatinangor, 28 Januari 2026 – Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran (Unpad) resmi mengumumkan peluncuran Program Studi (Prodi) Rekayasa Kosmetik jenjang Sarjana (S1). Program studi baru ini akan dibuka untuk penerimaan mahasiswa pada semester ganjil tahun akademik 2026/2027, sebagai langkah strategis untuk menyiapkan sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan industri kosmetika nasional yang sedang berkembang pesat.

Alasan Strategis Pembukaan Prodi Baru

Rektor Unpad Prof. Arief S. Kartasasmita menuturkan bahwa pembukaan prodi ini diambil sebagai respons terhadap permintaan tenaga kerja profesional di bidang rekayasa kosmetik yang terus meningkat seiring dengan pertumbuhan industri.

"Untuk menjawab kebutuhan industri saat ini, Unpad membuka program studi baru jenjang Sarjana (S1) yaitu Rekayasa Kosmetik. Dengan bekal pengalaman Fakultas Farmasi, kami yakin prodi ini dapat memberi dampak positif bagi industri kosmetika dan pertumbuhan ekonomi Indonesia," ujar Prof. Arief.

Menurutnya, Fakultas Farmasi Unpad memiliki pengalaman panjang di bidang kefarmasian, sehingga dapat menyediakan kurikulum yang komprehensif dan relevan untuk kebutuhan industri masa depan.

Status Akreditasi dan Fasilitas Pendukung

Sementara itu, Dekan Fakultas Farmasi Unpad Prof. Auliya Abdurrohim Suwantika mengkonfirmasi bahwa Prodi Rekayasa Kosmetik telah lolos akreditasi pertama dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Ia menambahkan bahwa fakultas ini memiliki sumber daya manusia yang kompeten di bidang kosmetik, didukung dengan sarana prasarana yang memadai serta laboratorium yang dapat digunakan sebagai lahan penelitian mahasiswa.

"Fakultas Farmasi Unpad memiliki sumber daya manusia yang kompeten di bidang kosmetik, didukung sarana prasarana yang memadai serta laboratorium sebagai lahan penelitian mahasiswa," kata Prof. Auliya.

Kurikulum dan Jalur Penerimaan

Prodi Rekayasa Kosmetik Unpad akan membuka daya tampung sebanyak 80 mahasiswa yang terbagi melalui tiga jalur penerimaan, yakni:

Kekhasan prodi ini terletak pada fokus pembelajaran yang spesifik pada komoditas kosmetik. Mahasiswa akan dibekali kemampuan mengembangkan produk secara komprehensif, mulai dari formulasi sediaan, proses produksi, pengendalian mutu, aspek regulasi, hingga strategi pemasaran.

"Tidak hanya produksi, tetapi seluruh aspek kefarmasian akan sangat kuat. Bagaimana memformulasikan produk kosmetik yang baik, memahami regulasi, quality control, hingga pemasarannya," jelas Prof. Auliya.

Peluang Karier bagi Lulusan

Prof. Auliya juga menambahkan bahwa pertumbuhan industri kosmetik yang sangat baik di Indonesia membuka peluang karier yang luas bagi lulusan Prodi Rekayasa Kosmetik. Lulusan diharapkan tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga mampu berkontribusi dalam pengembangan inovasi produk kosmetik nasional.

"Lulusan diharapkan tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga mampu berkontribusi dalam pengembangan inovasi produk kosmetik nasional," katanya.

Pembukaan Prodi Rekayasa Kosmetik ini diharapkan dapat mengisi kekosongan tenaga kerja profesional di bidang tersebut, serta mendukung pengembangan industri kosmetika lokal yang semakin kompetitif di pasar global.

Sumber: Radar Bandung | Editor: Ardyan