Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Umuh Muchtar Ancam Turun ke Lapangan Bela Persib Lawan Wasit Kontroversial

Bandung · Oleh Fikri Ramadhan ·

Komisaris Persib Umuh Muchtar mengekspresikan kekecewaan atas keputusan wasit kontroversial saat lawan Dewa United, dan mengancam turun ke lapangan jika kejadian serupa terulang.

Umuh Muchtar Ancam Turun ke Lapangan Bela Persib Lawan Wasit Kontroversial

Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat, Umuh Muchtar, mengekspresikan kekecewaan mendalam atas serangkaian keputusan wasit yang dianggap merugikan timnya dalam laga Persib Bandung melawan Dewa United. Ia menegaskan bahwa hasil imbang yang didapatkan pada pertandingan tersebut bukanlah cerminan kualitas permainan tim, melainkan akibat dari kesalahan keputusan yang tidak adil.

Isu Kontroversial dalam Laga Persib vs Dewa United

Umuh menyatakan bahwa Persib seharusnya bisa meraih kemenangan penuh, dengan timnya berada dalam posisi unggul sebelum laga berakhir imbang. Ia menyoroti dua momen krusial yang menjadi sumber ketidakpuasan utama:

Menurutnya, kedua keputusan tersebut jelas-jelas salah dan seharusnya divalidasi dengan menggunakan teknologi Video Assistant Referee (VAR) yang telah disediakan untuk pertandingan.

Kritik Terhadap Prosedur dan Respons Wasit

Selain masalah pada momen krusial, Umuh juga menyesalkan respons wasit terhadap protes pemain Persib Bandung. Ia menyebut bahwa para pemain mudah menerima kartu kuning hanya untuk menyampaikan keberatan atas keputusan yang diambil di lapangan. Ia juga menegaskan bahwa penggunaan VAR pada momen tersebut seharusnya menjadi pilihan yang jelas, mengingat jutaan penonton menyaksikan pertandingan secara langsung.

"Kita punya VAR, tapi tidak dipakai. Kenapa tidak dibuka? Ini yang menonton bukan sedikit, jutaan orang. Harusnya bisa dilihat dengan jelas," ujar Umuh dalam wawancara eksklusif.

Ancaman Tindakan Tegas ke Depan

Umuh tidak ragu untuk mengeluarkan ancaman tegas jika terjadi lagi keputusan serupa yang merugikan Persib Bandung. Ia menyatakan bahwa ia siap turun ke lapangan permainan, meskipun harus menerima hukuman dari pihak berwenang.

"Kalau terjadi lagi, saya akan turun ke lapangan. Biar saja saya dihukum, nanti juga ada sidang dan akan dijelaskan permasalahannya. Jangan sampai ini mengundang keributan," tegasnya.

Panggilan untuk Perbaikan Kualitas Wasit

Selain ancaman, Umuh juga meminta pihak terkait, termasuk satuan tugas pengawasan perwasitan, untuk turun tangan dan menangani masalah kualitas kepemimpinan wasit. Ia menegaskan bahwa standar wasit yang buruk dapat merusak citra sepak bola Indonesia secara keseluruhan.

"Saya sangat marah, karena ini buruk untuk nama Indonesia. Kalau kalah secara fair, kita terima. Tapi kalau tidak, ini harus diperbaiki," pungkasnya.

Kejadian ini muncul sebagai bagian dari perhatian yang semakin besar terhadap standar wasit di liga sepak bola tingkat atas Indonesia, dengan banyak pihak yang menuntut peningkatan kualitas dan konsistensi dalam pengambilan keputusan di lapangan. Persib sendiri masih memiliki enam pertandingan tersisa dalam musim ini, menambahkan tekanan tambahan bagi tim untuk meraih poin penuh.

Sumber: (pra)