Tol Japek II Selatan Gratis untuk Arus Balik Lebaran 2026
Jasamarga akan menggratiskan Tol Japek II Selatan untuk arus balik Lebaran 2026 arah Bandung-Jakarta, beserta diskon 30% pada ruas Cipularang dan Cisumdawu untuk mengurai kemacetan.

Jalan Tol Japek II Selatan akan disediakan secara fungsional dan digratiskan untuk pengguna yang melakukan perjalanan arus balik Lebaran 2026, khususnya arah Bandung menuju Jakarta. Langkah ini diumumkan oleh pihak Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division sebagai upaya mengurai kepadatan lalu lintas di titik krusial selama momentum mudik dan balik Lebaran tahun ini.
Pengumuman Resmi dan Syarat Pembukaan Gratis
Pengumuman ini disampaikan oleh Widyatmiko Nursetaji, Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, pada 13 Maret 2026 di Bandung. Ia menegaskan bahwa penggratisan jalur ini hanya berlaku untuk arus balik, bukan arus mudik.
"Jalur ini dipastikan tidak dipungut biaya alias gratis bagi pengguna jalan yang dialihkan ke rute tersebut, dari Sadang sampai Japek Selatan," kata Widyatmiko.
"Jadi hanya saat arus balik, yakni arah Bandung ke Jakarta," tambahnya.
Tol Japek II Selatan memiliki panjang 52 km dengan sejumlah pintu keluar. Meskipun secara teknis sudah siap beroperasi penuh 24 jam mulai 15 Maret 2026, pembukaan jalur ini bersifat situasional. Keputusan akhir untuk membuka jalur ini ada di tangan Kepolisian, yang akan mempertimbangkan kondisi kepadatan di titik-titik krusial. Langkah diskresi ini akan diambil jika terjadi penumpukan kendaraan yang signifikan, terutama di titik KM 66 yang mengarah ke Jakarta atau kepadatan di gerbang Tol Cikampek Utama. Jika dibuka, pengguna yang masuk via jalur fungsional Sadang dapat keluar di beberapa gerbang tol:
- Kutanegara
- Bojongmangu
- Sukaragam
- JC Setu
Diskon Tarif Tol untuk Mendukung Perjalanan Lancar
Selain penggratisan jalur alternatif, Jasamarga juga memberlakukan diskon tarif tol sebesar 30% untuk ruas Jalan Tol Cipularang dan Cisumdawu. Diskon ini khusus untuk pengguna dengan jarak terjauh di klaster Cipularang-Padaleunyi, yaitu dari Gerbang Tol Kalihurip Utama hingga Cisumdawu Utama. Widyatmiko menjelaskan bahwa diskon ini memiliki dua periode berlaku:
- Arus mudik: 15 Maret pukul 00.00 hingga 17 Maret pukul 23.59
- Arus balik: 26 Maret pukul 00.00 hingga 28 Maret pukul 23.59
Tujuan dari pemberlakukan diskon ini adalah untuk memecah pemudik agar berangkat lebih awal, sehingga tidak menumpuk di tanggal puncak mudik. "Kami berharap pemudik tertarik dengan tarif diskon di tanggal-tanggal tersebut. Sehingga pemudik tidak menumpuk di saat puncak," kata Widyatmiko.
Harapan dari Kombinasi Langkah Ini
Pihak Jasamarga mengharapkan bahwa kombinasi penggratisan jalur alternatif dan diskon tarif dapat mengurai beban lalu lintas di jalur utama, sehingga perjalanan masyarakat selama Lebaran 2026 menjadi lebih lancar.
"Kami berharap masyarakat bisa terurai keberangkatannya. Tidak menumpuk di satu waktu dan satu akses tol," tambahnya.
Dengan langkah ini, diharapkan masyarakat yang melakukan perjalanan balik dari Bandung ke Jakarta dapat memilih jalur alternatif yang bebas biaya, serta memanfaatkan diskon tarif untuk menghemat biaya perjalanan.