Tim Prabu Amankan 20 Pemuda dan 15 Motor di Flyover Kopo Bandung
Polrestabes Bandung mengamankan 20 pemuda dan 15 sepeda motor diduga untuk balap liar di Flyover Kopo, sebagai bagian upaya menjaga keamanan jalan raya.

Pendahuluan Operasi Penindakan Balap Liar
Pada Selasa, 10 Maret 2026, Tim Prabu Lodaya Polrestabes Bandung bersama personel Polsek Bojongloa Kidul melakukan operasi penyisiran di kawasan Flyover Kopo, Bandung, setelah menerima laporan masyarakat tentang aktivitas balap liar. Dalam operasi tersebut, tim berhasil mengamankan 20 orang pemuda beserta 15 unit sepeda motor yang diduga akan digunakan untuk melakukan aksi ilegal di jalan raya.
Detail Lokasi dan Rencana Aktivitas
Petugas menemukan sekelompok pemuda yang sedang menunggu pelaksanaan balap liar di sekitar Jalan Mekarwangi, dengan rute perjalanan dari Jalan Soekarno-Hatta menuju Jalan Inhoftank hingga Flyover Kopo dan berakhir di Lampu Lalu Lintas Caringin. Menurut informasi yang diterima, aktivitas ini telah menjadi perhatian masyarakat karena mengganggu keamanan dan ketertiban lalu lintas di kawasan tersebut, serta menimbulkan risiko kecelakaan yang tinggi.
Hasil Operasi dan Proses Selanjutnya
Kedua puluh pemuda dan 15 unit sepeda motor yang diamankan kemudian dibawa ke Mapolsek Bojongloa Kidul untuk dilakukan proses data dan penyidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian. Kepala Bagian Operasi Polrestabes Bandung, AKBP Asep Saepudin, menyatakan bahwa operasi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk mencegah aktivitas ilegal di jalan raya.
Pernyataan Resmi dan Imbauan Kepolisian
"Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mencegah potensi gangguan kamtibmas di wilayah Kota Bandung," ujar Asep dalam keterangan pers di Bandung.
Ia menambahkan bahwa balap liar bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga sangat membahayakan keselamatan pelaku sendiri dan pengguna jalan lainnya, seperti pejalan kaki dan pengendara kendaraan lain. Banyak kecelakaan fatal yang terjadi akibat balap liar di berbagai wilayah Indonesia, sehingga tindakan tegas dari kepolisian sangat diperlukan untuk menekan aktivitas ini. Untuk mencegah terulangnya aktivitas serupa, Asep mengimbau masyarakat, terutama para pemuda, untuk tidak terlibat dalam balap liar dan segera melaporkan setiap informasi tentang aktivitas ilegal di jalan raya kepada pihak kepolisian.
Analisis dan Harapan Masyarakat
Aktivitas balap liar di Bandung telah menjadi masalah yang berulang dalam beberapa tahun terakhir, dengan banyak laporan tentang gangguan lalu lintas dan risiko kecelakaan di berbagai kawasan kota. Operasi seperti ini diharapkan dapat menjadi pengingat bagi masyarakat bahwa kepolisian akan terus menindaklanjuti setiap pelanggaran lalu lintas yang mengganggu keamanan umum. Selain itu, imbauan kepada masyarakat untuk melaporkan aktivitas serupa diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan jalan raya.