Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Tim Evakuasi Jenazah Pekerja Tertimbun Longsor di Pacet Cianjur

Jabar · Oleh ·

Tim gabungan BPBD Cianjur, TNI/Polri, dan warga evakuasi jenazah Apipudin, pekerja tertimbun longsor di Pacet saat membersihkan gorong-gorong.

Pada hari Senin, tim gabungan penanggulangan bencana di Kabupaten Cianjur berhasil menyelesaikan evakuasi jenazah Apipudin (61), seorang pekerja di Perumahan Griya Asri Puncak, Desa Cipendawa, Kecamatan Pacet. Korban tertimbun longsor saat sedang bekerja membersihkan gorong-gorong untuk mencegah air meluap akibat hujan lebat yang mengguyur wilayah.

Proses Terjadinya Insiden

Menurut informasi yang dikumpulkan, Apipudin bekerja sendirian membersihkan sampah dan endapan di dalam saluran air gorong-gorong perumahan pada saat hujan deras turun. Tiba-tiba, tembok penahan tanah setinggi empat meter di bagian atas saluran air ambruk dan menimpa korban secara langsung.

Rekan kerja dan warga yang menyaksikan insiden segera mencoba melakukan pencarian menggunakan cangkul dan sekop, namun upaya awal mereka tidak membuahkan hasil akibat tebalnya material tanah dan tembok yang menimpa korban. Mereka kemudian melaporkan insiden ke Polsek Pacet untuk meminta bantuan tim gabungan penanggulangan bencana.

Evakuasi Jenazah oleh Tim Gabungan

Sekretaris BPBD Cianjur, Asep Sudrajat, mengatakan bahwa tim gabungan yang terdiri atas TNI/Polri, aparat desa dan kecamatan, serta relawan dan warga lokal tiba di lokasi kejadian segera setelah menerima laporan. Pencarian korban dilakukan secara manual selama hampir tiga jam di tengah guyuran hujan lebat untuk menghilangkan tanah dan material tembok yang menimpa korban.

"Hampir tiga jam pencarian tubuh korban berhasil ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa, jasad korban sempat dibawa ke RSUD Cimacan guna visum sebelum diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan," kata Asep Sudrajat.

Tim gabungan berhasil menemukan jasad korban pukul 17.30 WIB, dan segera membawanya ke rumah sakit untuk proses identifikasi lebih lanjut sebelum diberikan kepada keluarga korban.

Keterangan dari Saksi Mata

Salah satu rekan kerja korban, Ujang (34), memberikan keterangan tentang insiden yang ia saksikan:

"Korban bekerja sendirian membersihkan sampah di dalam gorong-gorong mengantisipasi air meluap karena curah hujan cukup tinggi. Selang beberapa saat bekerja, kami mendengar suara dentuman cukup keras tembok setinggi empat meter ambruk menimpa korban."

Ujang menambahkan bahwa ia dan rekan-rekan kerja serta warga sekitar segera mencoba membantu pencarian, namun tidak dapat mengangkat material tebal yang menimpa korban sampai tim gabungan tiba di lokasi.

Analisis dan Implikasi

Insiden longsor ini terjadi akibat kombinasi curah hujan tinggi dan kondisi saluran air yang tersumbat, yang membuat tekanan air pada tembok penahan tanah meningkat. Kecamatan Pacet sering mengalami bencana banjir dan longsor saat musim hujan, sehingga upaya pemeliharaan rutin saluran air dan tembok penahan tanah menjadi sangat penting untuk mencegah insiden serupa di masa depan.

Evakuasi yang dilakukan oleh tim gabungan menunjukkan kerjasama yang baik antara instansi pemerintah, TNI/Polri, dan masyarakat lokal dalam menangani bencana di wilayah Jawa Barat.