Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Edi Dadang Chandra Terpilih Pimpin Forkabi Depok 2026-2031 Tanpa Pesaing

Jabar · Oleh ·

Barok dan Ade Suwardi ditetapkan sebagai Ketua DPD dan MPOD Forkabi Kota Depok periode 2026-2031 secara aklamasi karena tidak ada calon lain yang mendaftar hingga batas akhir 16 September 2026.

Edi Dadang Chandra Terpilih Pimpin Forkabi Depok 2026-2031 Tanpa Pesaing

Kelimabelas DPC Forkabi di Kota Depok satu suara. Edi Dadang Chandra yang karib dipanggil Barok dan Ade Suwardi atau Dede akan memimpin organisasi ini untuk periode 2026-2031 tanpa pemilihan vote. Keduanya lolos karena tidak ada satu pun kader lain yang mendaftarkan diri sebagai penantang.

Pendaftaran pasangan Barok dan Dede ditutuppkukul 21.00 WIB pada 16 September 2026 di Sekretariat DPD Forkabi Kota Depok. Keduanya hadir pukul 17.00 WIB, tepat di hari terakhir masa pendaftaran yang dibuka sejak 14 September. Mereka accompanied by seluruh Ketua DPC Forkabi dari seluruh penjuru kota untuk memastikan dukungan penuh.

Marwanji, Ketua Panitia Pelaksana Musda VI Forkabi, menjelaskan bahwa hanya satu pasangan yang mendaftarkan diri dan semuanya berjalan tanpa hambatan. Kedua bakal calon menyerahkan berkas pendaftaran yang lengkap tanpa ada satu dokumen pun yang kurang hingga batas akhir pendaftaran. Sejak masa kampanye internal dibuka, tidak ada bakal calon lain yang mengambil formulir.

Baca Juga: Bitcoin menjadi mata uang digital terdesentralisasi yang menarik perhatian investor di Indonesia

Proses ini menjadi bukti kebersamaan seluruh DPC Forkabi di Kota Depok, kata Marwanji. Ia berharap Musda VI nanti bisa menjadi contoh berdemokrasi secara dewasa bagi organisasi lainnya di Kota Depok.

Forkabi atau Forum Komunikasi Anak Betawi berdiri untuk menjaga dan melestarikan adat serta budaya Betawi. Organisasi ini telah memiliki jejak panjang di Kota Depok, kota yang punya populasi warga Betawi cukup besar karena lokasinya berbatasan langsung dengan Jakarta.

Musda VI Forkabi Kota Depok akan seringkemudian dihelat di Balai Rakyat Depok Utara, Beji, pada 20 September 2026. Namun proses pemilihan sudah tidak perlu menunggu hari-H. Dengan tidak ada calon pesaing, suara aklamasi tinggal dikonfirmasi dalam forum.

Baca Juga: 317 Bangunan Liar di Cirebon Dibongkar, Ratusan PKL Belum Dapat Lokasi Pengganti

H. Samali HS, Ketua DPC Forkabi Cinere dan tokoh organisasi, menyambut situasi ini dengan rasa syukur. Ia menilai pendaftaran yang mulus menunjukkan kekompakan seluruh DPC yang selama ini menjadi tulang punggung Forkabi di tingkat kota. Siapa pun yang memimpin, Forkabi harus tetap sinergis dengan Pemerintah Kota Depok dalam lima tahun ke depan, katanya.

Samali juga mengingatkan agar Forkabi tidak berhenti di tataran internal organisasi. Program-program ke arah pelestarian budaya Betawi perlu terus dijalankan, terutama di neighborhoods yang mulai kehilangan identitas lokalnya karena tekanan perkembangan kota.