Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Terminal Cicaheum Bandung Siapkan 165 Bus dan Cadangan DAMRI untuk Mudik Lebaran 2026

Bandung · Oleh Fikri Ramadhan ·

Terminal Cicaheum Kota Bandung menyiapkan 165 armada bus dan 10 unit cadangan DAMRI untuk antisipasi lonjakan mudik Lebaran 2026, dengan pengawasan ketat keselamatan kendaraan dan pengemudi.

Terminal Cicaheum Bandung Siapkan 165 Bus dan Cadangan DAMRI untuk Mudik Lebaran 2026

Persiapan Awal Terminal Cicaheum Menghadapi Mudik Lebaran 2026

Terminal Cicaheum di Kota Bandung telah mematangkan seluruh persiapan untuk menghadapi arus mudik dan arus balik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah tahun 2026. Persiapan ini dilakukan seiring dengan peningkatan permintaan perjalanan mudik setiap tahun, di mana masyarakat umumnya melakukan perjalanan ke kampung halaman untuk merayakan Hari Raya dengan keluarga. Salah satu langkah utama yang diambil adalah menyiapkan 165 unit armada bus untuk antisipasi lonjakan mobilitas masyarakat, yang diharapkan dapat memastikan perjalanan pemudik berlangsung aman, tertib, dan lancar sejak awal periode layanan angkutan lebaran.

Strategi Persiapan Armada dan Kapasitas Layanan

Kepala Terminal Cicaheum, Asep Supriadi, menjelaskan bahwa armada yang disiagakan terdiri dari layanan antarkota antarprovinsi (AKAP) dan antarkota dalam provinsi (AKDP) yang akan menjadi tulang punggung perjalanan mudik tahun ini. Total kapasitas kursi penumpang yang disiapkan mencapai 7.875 unit, yang dihitung berdasarkan seluruh armada aktif yang siap diberangkatkan selama periode angkutan lebaran.

"Armada menjadi elemen utama pelayanan mudik. Terminal Cicaheum melayani masyarakat menuju berbagai kota di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur hingga wilayah lain di Pulau Jawa," ujar Asep saat ditemui di kantor ruang atas Terminal Cicaheum, Selasa (3/3/2026).

Selain armada utama, pihak terminal juga bekerja sama dengan Perum DAMRI untuk menyiapkan 10 unit bus tambahan sebagai cadangan. Armada ini akan dioperasikan secara fleksibel apabila terjadi lonjakan penumpang mendadak atau kebutuhan perjalanan tambahan pada jam sibuk, seperti pada puncak arus mudik dan arus balik.

"Armada cadangan difungsikan antisipatif menghadapi situasi darurat, termasuk keterlambatan keberangkatan, kepadatan terminal, maupun peningkatan permintaan perjalanan yang tidak terduga," tambah Asep.

Pengawasan Keselamatan Menyeluruh

Untuk menjamin keselamatan perjalanan seluruh pemudik, pengelola Terminal Cicaheum telah memperkuat pengawasan melalui pelaksanaan Operasi Ramp Check Keselamatan Lodaya 2026. Operasi ini dilakukan secara terpadu dengan melibatkan beberapa pihak, antara lain:

Pemeriksaan kendaraan dilakukan langsung di area terminal sebelum keberangkatan, dengan fokus pada sistem pengereman, fungsi lampu, kondisi ban, kelengkapan administrasi kendaraan, hingga perlengkapan keselamatan darurat di dalam bus. Kendaraan yang belum memenuhi standar keselamatan tidak diperbolehkan beroperasi sebelum dilakukan perbaikan. Selain pemeriksaan kendaraan, kondisi kesehatan awak angkutan juga menjadi perhatian utama. Para pengemudi menjalani pemeriksaan kesehatan rutin untuk memastikan kesiapan fisik dan mental selama membawa penumpang perjalanan jarak jauh. Asep menekankan bahwa faktor kesehatan pengemudi menjadi salah satu penentu keselamatan perjalanan, karena kelelahan atau gangguan kesehatan dapat meningkatkan risiko kecelakaan.

Prediksi Arus Mudik dan Target Layanan

Asep memprediksi bahwa peningkatan jumlah penumpang akan mulai terlihat beberapa hari sebelum Hari Raya Idul Fitri. Karena itu, pengawasan tidak hanya dilakukan sebelum keberangkatan, tetapi juga selama seluruh periode operasional angkutan lebaran berjalan. Meskipun demikian, ia mengakui bahwa tidak seluruh armada yang terdata akan berangkat setiap hari, karena sebagian bus masih digunakan untuk operasional trayek lain di luar terminal. Namun, ia menegaskan bahwa seluruh kendaraan tetap berada dalam pengawasan dan dapat kembali difungsikan ketika permintaan perjalanan meningkat. Terminal Cicaheum menargetkan bahwa pelayanan mudik Lebaran 1447 Hijriah tahun 2026 berlangsung aman, nyaman, dan tertib, serta mendukung kelancaran tradisi mudik masyarakat setiap tahun.