Terbaru! Ibu Hamil Gagal Selundupkan Narkoba di Lapas Banceuy Bandung
Ibu hamil DP gagal selundupkan sabu & pil ke Lapas Banceuy Bandung! Narkoba ditemukan saat besuk napi, setelah pemeriksaan manual intensif.

Ibu Hamil Gagal Selundupkan Narkoba ke Lapas Banceuy Bandung
Bandung — Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banceuy Bandung berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkoba yang dilakukan oleh seorang ibu hamil berinisial DP. Insiden ini terjadi saat DP hendak membesuk seorang warga binaan berinisial MS yang sedang menjalani hukuman tiga tahun penjara atas kasus pencurian.
Kepala Lapas Kelas IIA Banceuy Bandung, Eris Ramdani, menjelaskan bahwa penemuan tersebut terjadi pada Sabtu lalu. "Ditemukan di bungkusan di sekitar payudara. Jadi hari ini kita dapat gagalkan," ungkap Eris di Bandung.
Proses pemeriksaan terhadap DP tidak menggunakan X-ray mengingat kondisi kehamilannya. Namun, petugas Lapas Banceuy tetap melaksanakan pemeriksaan manual sesuai prosedur pengamanan yang berlaku. Dari hasil pemeriksaan teliti tersebut, petugas berhasil menemukan:
- Delapan paket sabu-sabu
- Dua puluh butir obat keras
Seluruh barang terlarang tersebut disembunyikan pada bagian tubuh DP. Segera setelah penemuan, DP diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna mengungkap kepemilikan dan asal-usul barang haram tersebut. "Menurut keterangan sementara, memang ada yang menitipkan dari orang luar terus menyuruh untuk bertemu dengan MS," tambah Eris.
Tindak Lanjut Penyelidikan
Pihak Lapas Banceuy juga akan memeriksa MS untuk mendalami dugaan keterlibatannya dalam upaya penyelundupan ini. Penanganan kasus ini tidak hanya berhenti di tingkat lapas, melainkan akan melibatkan Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Bandung untuk pengembangan lebih lanjut.
"Nantinya yang pasti kita selkan, kita tidak akan memberikan remisi. Saat ini kami masih melakukan pemeriksaan," tegas Eris, menyoroti konsekuensi berat bagi yang terlibat.
Eris juga menegaskan komitmen pihak lapas untuk memperketat sistem pengamanan dan pemeriksaan. Ini berlaku untuk seluruh pengunjung maupun petugas, sebagai langkah antisipasi guna mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang. Pengamanan ketat ini diharapkan dapat meminimalisir celah bagi masuknya barang terlarang ke dalam lapas, menjaga integritas dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai kasus narkoba di Indonesia, Anda bisa mengunjungi situs berita terkait.