Terbaru 2025: Jabar Rawan Gempa, 1.242 Kali Guncangan dalam Setahun
Jabar rawan gempa! BMKG catat 1.242 gempa sepanjang 2025, tertinggi 5,3 magnitudo. Mayoritas gempa dangkal, kurang dari 60 km. Waspada & siaga!

Jawa Barat Diguncang Lebih dari Seribu Gempa Sepanjang 2025: Analisis BMKG
BANDUNG - Provinsi Jawa Barat dan wilayah sekitarnya menghadapi tantangan geologis yang signifikan sepanjang tahun 2025, dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kelas 1 Bandung mencatat 1.242 kejadian gempa bumi. Data ini menunjukkan aktivitas seismik yang cukup tinggi di salah satu provinsi terpadat di Indonesia.
Kepala Stasiun Geofisika BMKG Bandung, Teguh Rahayu, mengungkapkan detail mengenai kejadian gempa ini. "Dari 1.242 kali kejadian, guncangan gempa bumi terbesar yang tercatat adalah 5,3 magnitudo dan yang terkecil tercatat adalah 1,0 magnitudo," ujarnya di Bandung, Jumat.
Distribusi Kedalaman Gempa
Analisis kedalaman pusat gempa menunjukkan pola distribusi yang beragam:
- 1.092 kejadian memiliki kedalaman kurang dari 60 kilometer.
- 149 kejadian berada di rentang kedalaman antara 60-300 kilometer.
- Satu kejadian tercatat pada kedalaman lebih dari 300 kilometer, dengan rentang kedalaman keseluruhan antara 2 hingga 349 kilometer.
Data ini mengindikasikan dominasi gempa dangkal, yang cenderung memiliki dampak lebih terasa di permukaan jika magnitudo cukup besar.
Gempa yang Dirasakan dan Dampaknya
Dari total kejadian gempa, sebanyak 117 kali gempa bumi dirasakan oleh masyarakat.
Salah satu gempa yang paling signifikan dirasakan pada tahun 2025 adalah gempa berkekuatan 4,7 magnitudo yang berpusat di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada tanggal 20 Agustus. Gempa ini dirasakan secara luas di berbagai wilayah, termasuk Purwakarta, Cikarang, Depok, Bandung, DKI Jakarta, Tangerang Selatan, Bekasi Timur, Tangerang, Pandeglang, Cianjur, Lebak, dan Pelabuhanratu.
Dampak dari gempa Bekasi tersebut cukup merusak, dengan sedikitnya 70 bangunan terdampak. Rincian kerusakan meliputi:
- 36 rumah rusak ringan
- 29 rumah rusak sedang
- 5 fasilitas umum terdampak
Data dan analisis BMKG ini menjadi penting sebagai dasar mitigasi bencana dan peningkatan kesiapsiagaan masyarakat di Jawa Barat menghadapi potensi gempa bumi di masa mendatang.