Teras Cihampelas Tutup Total Tahun Baru 2026: Ancaman Keamanan Struktural?
Teras Cihampelas ditutup total Tahun Baru 2026 karena kekhawatiran struktural! Pemkot Bandung prioritaskan keselamatan. Simak penutupan dan rencana pengamanan Nataru.

Malam Tahun Baru 2026: Teras Cihampelas Ditutup Total Demi Keamanan
Bandung, 27 Desember – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengumumkan penutupan total kawasan Teras Cihampelas selama 24 jam pada malam pergantian Tahun Baru 2026. Keputusan ini diambil demi menjamin keselamatan masyarakat, menyusul kekhawatiran terhadap kondisi struktural bangunan iconic tersebut.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, dalam pernyataannya di Bandung, Sabtu (27/12), menegaskan, “Teras Cihampelas kita tutup total. Tidak boleh ada aktivitas di sana pada malam tahun baru.” Penutupan ini menjadi bagian dari strategi komprehensif Pemkot Bandung dalam mengelola lonjakan kunjungan wisatawan selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.
Langkah Pengamanan Nataru Disiapkan
Selain penutupan Teras Cihampelas, Pemkot Bandung telah menyiapkan serangkaian strategi untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan publik. Upaya pengamanan Nataru 2025/2026 meliputi:
- Patroli ketat terhadap parkir liar, khususnya di area wisata dan pusat keramaian.
- Penegakan larangan penggunaan petasan dan kembang api di ruang publik.
- Pembukaan Alun-alun Bandung secara bertahap, dengan prioritas pada faktor keamanan.
- Pengawasan intensif di berbagai titik keramaian kota.
“Bandung menjadi salah satu kota tujuan wisata utama. Karena itu, mari kita jaga bersama sebagai tuan rumah yang baik, menerima wisatawan dengan sebaik-baiknya,” ujar Farhan, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi.
Alun-alun Bandung Dibuka Bertahap dengan Prioritas Keamanan
Farhan menjelaskan bahwa Alun-alun Bandung kini telah dibuka kembali untuk masyarakat, namun operasionalnya masih dilakukan secara bertahap. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap aspek keamanan telah terpenuhi sebelum dibuka sepenuhnya.
Penertiban Parkir Liar dan Larangan Pesta Kembang Api
Penertiban parkir liar menjadi salah satu fokus utama selama periode Nataru. Pemkot Bandung akan melakukan patroli parkir liar secara intensif selama seminggu penuh guna mengatasi kemacetan dan pelanggaran lalu lintas di area-area strategis. “Khusus seminggu ini, kita lakukan patroli parkir liar secara tegas,” tambah Farhan.
Tidak hanya itu, Pemkot Bandung juga kembali menegaskan larangan menyalakan petasan dan kembang api pada malam pergantian tahun. Pengawasan ketat akan diberlakukan, terutama di kawasan pusat perbelanjaan dan ruang publik. “Peraturannya sudah jelas, petasan dan kembang api tidak boleh dinyalakan,” tegas Farhan, mengingatkan masyarakat akan potensi bahaya dan gangguan yang ditimbulkan oleh aktivitas tersebut.
Keputusan ini diharapkan dapat menciptakan perayaan Tahun Baru yang aman, nyaman, dan berkesan bagi seluruh warga Bandung dan wisatawan yang berkunjung.
Kembali ke Beranda Berita (Contoh tautan)
Catatan: Informasi lebih lanjut mengenai daftar area parkir resmi dan rute pengalihan lalu lintas dapat diakses melalui situs resmi Pemkot Bandung. (Contoh instruksi)