Tantangan Besar Persib: 4 Gol Jarak Menuju Mimpi Lanjut di ACL 2
Persib harus menang 4-0 atas Ratchaburi di GBLA untuk lolos ACL 2. Barba optimis Bobotoh jadi katalis, meski statistik hanya memberi 22 % peluang.

Persib Terpuruk 0-3, Barba Yakin Bobotoh Bisa Jadi Katalis Comeback
Bandung – Persib Bandung menghadapi misi nyaris mustahil di leg kedua AFC Champions League Two (ACL 2). Setelah takluk 0-3 dari Ratchaburi FC di Thailand, skuad asuhan Bojan Hodak wajib menang minimal 4-0 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Rabu (18/2) malam, untuk melenggang ke perempat final.
“Kami beruntung karena masih memiliki satu pertandingan lagi di kandang dan kami sangat kuat di sana,” tegas bek asal Spanyol, Federico Barba, dikutip Jumat (13/2).
Analisis: Masalah Finishing & Kesalahan Taktis di Leg Pertama
Leg pertama di Dragon Solar Park, Ratchaburi, mengekspos dua kelemahan utama Maung Bandung:
- Efisiensi finishing – Persib menciptakan delapan tembakan, dua di antaranya on target, namun nihil gol.
- Kesalahan individual – Dua dari tiga kebobolan berawal dari kehilangan bola di lini tengah.
Barba mengakui timnya terlalu banyak melakukan kesalahan yang seharusnya bisa dihindari. “Kami punya peluang, tapi kualitas eksekusi menurun. Ini laga level Asia; sedikit salah langsung dihukum,” ujarnya.
Statistik Menyulitkan, Tapi Bukan Mustahil
Dalam sejarah kompetisi antarklub ASEAN, hanya tiga tim yang pernah bangkit dari kekalahan 3-0 di leg pertama:
- Johor Darul Ta’zim (2019) – menang 5-1 di kandang
- Muangthong United (2020) – menang 4-0 di kandang
- Kitchee SC (2021) – menang 4-0 di kandang
Persib butuh meniru pola Johor: menang 4-0 atau 5-1 untuk lolos lewat selisih gol. Menang 3-0 hanya memaksa adu penalti.
Bobotoh: Dua Puluh Dua Persen Peluang Tersisa
Data Opta Analyst menunjukkan tim yang kalah 0-3 di away hanya punya 22 % probabilitas lolos. Namun, jika laga dilangsungkan di kandang sendiri, angka itu naik menjadi 34 %.
“Pertandingan kandang akan berbeda. Kami sangat kuat di sana, kami tahu itu dan kami akan melakukannya dengan sangat baik,” imbuh Barba.
Dukungan Bobotoh diyakini jadi faktor X. Rata-rata kehadiran Persib di GBLA musim ini 28.000 penonton, tertinggi di Liga 1. Desibel yang mereka hasilkan kerap membuat lawan kelabakan.
Taktik yang Mungkin Diterapkan Hodak
Untuk menjebol empat kali gawang Ratchaburi, tiga skema bisa jadi andalan:
- Back-three bergerak – Barba, Nick Kuipers, dan Kakang Rudianto sebagai akseleran serangan.
- Overload sayap – Ezechiel N’Douasel dan Dimas Drajad menarik bek tengah, membiarkan Ciro Alves atau Dedi Kusnandar menyisip dari kedua sisi.
- Set-piece intensif – 41 % gol Persib musim ini berasal dari bola mati; Ratchaburi rentan saar corner.
Ancaman Lawan: Ratchaburi Siap Bermain Pragmatis
Pelatih Ratchaburi, Banphakit Intharakamhang, memastikan timnya tak akan bertahan total. “Kami tetap menyerang; satu gol tandang bisa membuat mereka butuh enam,” katanya.
Striker Njiva Rakotoharimalala, yang bikit hattrick di leg pertama, menjadi penentu. Kecepatannya di kontra sering bikin bek Persib tertinggal dua langkah.
Jadwal & Prediksi Susunan Pemain
Kick-off: Rabu, 18 Februari 2026, 20.00 WIB, Stadion GBLA
- Persib (4-3-3): Kevin Ray – Henhen, Kuipers, Barba, Komang – Dedi, Marc Klok, Ciro – Dimas, N’Douasel, David da Silva
- Ratchaburi (4-2-3-1): Kampol – Chumpol, Kritsada, Everton, Nukoolkit – Pathompol, Derley – Njiva, Derley, Tardeli – Bill
Harapan Baru Bandung
Sekalipun statistik kurang menyenangkan, mental juara selalu lahir saat situasi terdesak. Barba menegaskan timnya tak ingin mengecewakan puluhan ribu Bobotoh yang sudah membela sejak pagi.
“Kami masih percaya dan yakin bisa membalikkan keadaan,” pungkasnya.
Jika berhasil, Persib akan menjadi tim Indonesia pertama sejak 2015 yang melaju perempat final kompetisi level ASEAN. Dan legenda baru bernama “Malam Magis GBLA” bisa saja tercipta, Rabu nanti.