Tahun Baru 2026: Pemkot Bandung Tutup Teras Cihampelas, Ada Apa?
Teras Cihampelas Bandung ditutup total saat Tahun Baru 2026 demi keselamatan. Kebijakan ini bagian strategi Pemkot Bandung amankan Nataru. pic.twitter.com/o2vK3K1q5u

Demi Keselamatan Warga, Pemkot Bandung Tutup Total Teras Cihampelas Saat Malam Tahun Baru
Bandung, [Tanggal] – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengumumkan penutupan total kawasan Teras Cihampelas pada malam pergantian Tahun Baru 2026. Kebijakan ini diambil demi memastikan keselamatan masyarakat dan pengunjung, mengingat masih adanya keraguan terhadap kekuatan struktur bangunan elevated walkway tersebut.
"Teras Cihampelas kita tutup total. Tidak boleh ada aktivitas di sana pada malam tahun baru," tegas Wali Kota Bandung Muhammad Farhan di Bandung, Sabtu.
Penutupan Teras Cihampelas merupakan bagian integral dari strategi pengamanan komprehensif Pemkot Bandung dalam menghadapi lonjakan signifikan kunjungan wisatawan selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Kota Bandung, yang dikenal sebagai salah satu destinasi wisata favorit, mempersiapkan langkah-langkah proaktif untuk menjaga _keamanan, ketertiban, dan kenyamanan_ ruang publik.
"Bandung menjadi salah satu kota tujuan wisata utama. Karena itu, mari kita jaga bersama sebagai tuan rumah yang baik, menerima wisatawan dengan sebaik-baiknya."
Strategi Pengamanan Nataru di Kota Bandung:
Selain penutupan Teras Cihampelas, Pemkot Bandung juga menerapkan berbagai kebijakan lain untuk menjamin kelancaran dan keamanan perayaan Nataru, termasuk:
- Patroli Tegas Terhadap Parkir Liar: Penertiban parkir sembarangan untuk mengurangi kemacetan dan menjaga ketertiban lalu lintas.
- Penegakan Larangan Petasan dan Kembang Api: Upaya untuk mencegah potensi bahaya kebakaran dan menciptakan lingkungan yang lebih kondusif.
- Pembukaan Terbatas Alun-alun Bandung: Meskipun Alun-alun Bandung telah dibuka kembali secara bertahap, operasionalnya akan diatur untuk menjamin keamanan pengunjung.
- Pengawasan di Titik-titik Keramaian: Peningkatan penjagaan di lokasi-lokasi strategis yang diperkirakan akan dipadati pengunjung untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban.
Upaya-upaya ini menunjukkan komitmen Pemkot Bandung untuk memberikan pengalaman liburan yang aman dan menyenangkan bagi seluruh warga maupun wisatawan yang berkunjung ke kota kembang ini. Masyarakat diimbau untuk mematuhi peraturan yang berlaku demi kelancaran dan keselamatan bersama.