Super League 2025/2026: Persib Juara Hattrick dan Daftar Lengkap Pemenang Penghargaan
Persib Bandung raih gelar juara Hattrick Super League 2025/2026. Artikel ini menyajikan daftar lengkap pemenang penghargaan individu termasuk top skor David da Silva dan pemain terbaik Mariano Peralta.

Pembukaan
Kompetisi sepak bola Indonesia tertinggi, Super League 2025/2026, telah resmi berakhir dengan tonggak sejarah baru yang ditorehkan Persib Bandung. Maung Bandung berhasil mengukuhkan diri sebagai juara untuk ketiga kalinya secara beruntun—atau yang dikenal sebagai hattrick—setelah bermain imbang 0-0 melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Sabtu, 23 Mei 2026.
Kepastian gelar juara ini diraih meskipun Persib hanya menyudahi musim dengan koleksi 79 poin, angka yang sama dengan Borneo FC Samarinda yang finis di posisi runner-up. Namun, skuat asuhan Bojan Hodak berhak atas takhta juara berkat keunggulan catatan head-to-head atas Pesut Etam, julukan resmi untuk Borneo FC.
Daftar Lengkap Penghargaan Individu Super League 2025/2026
PT I.League selaku operator kompetisi telah mengumumkan deretan penerima penghargaan individu bagi para pemain yang tampil menonjol sepanjang musim. Tahun ini, Borneo FC mendominasi daftar penghargaan ini dengan meraih dua penghargaan utama. Berikut adalah daftar lengkap pemenang:
- Pemain Terbaik Musim 2025/2026: Mariano Peralta (Borneo FC). Pemain tengah asal Uruguay ini memberikan kontribusi luar biasa dengan mencetak 20 gol dan memberikan 14 assist dari 34 penampilan sepanjang musim. Peralta menjadi poros permainan Borneo FC yang membuat tim ini bisa bersaing ketat dengan Persib hingga akhir musim.
- Penjaga Gawang Terbaik Musim 2025/2026: Nadeo Arga Winata (Borneo FC). Kiper asal Indonesia ini mencatatkan 12 clean sheets dan melakukan 130 penyelamatan selama musim, menjadi salah satu faktor utama keberhasilan Borneo FC finis di posisi kedua.
- Sepatu Emas (Top Skor) Musim 2025/2026: David da Silva (Malut United FC). Bomber asal Brasil ini berhasil mencetak 23 gol sepanjang musim, menjadikannya pencetak gol terbanyak di kompetisi ini dan meraih gelar sepatu emas yang diidamkan.
- Gol Terbaik Musim 2025/2026: Muhammad Iqbal (PSIM Yogyakarta). Gol indah yang dicetak oleh pemain muda ini pada pertandingan tertentu terpilih sebagai gol terbaik musim ini oleh panitia kompetisi.
Reaksi Pelatih Persib Bandung
Usai mengukuhkan diri sebagai juara, Bojan Hodak mengakui bahwa faktor keberuntungan menjadi salah satu kunci keberhasilan timnya. Dalam wawancara usai pertandingan, pelatih asal Kroasia itu mengatakan:
"Kami tidak bermain sempurna sepanjang musim, tapi kami selalu menunjukkan konsistensi yang dibutuhkan untuk meraih gelar juara. Pertandingan melawan Persijap hari ini sangat ketat dan saya berterima kasih kepada para pemain yang telah berjuang hingga akhir."
Konsistensi Persib sepanjang musim terlihat dari catatan pertandingan mereka yang hanya menelan tiga kekalahan dari 34 pertandingan. Hal ini menjadikan Maung Bandung sebagai tim dengan performa paling stabil di Super League 2025/2026, dan gelar juara hattrick ini membuat mereka menjadi klub pertama di sejarah kompetisi ini yang berhasil meraih juara tiga kali secara beruntun.
Analisis Performa Klub Lain Musim Ini
Meskipun finis di posisi kedua, Borneo FC memiliki performa yang luar biasa sepanjang musim. Dengan 79 poin yang sama dengan Persib, tim ini hampir berhasil merebut gelar juara untuk pertama kalinya sejak beberapa tahun terakhir. Dominasi Mariano Peralta dan Nadeo Arga Winata membuat Borneo FC menjadi salah satu tim yang paling ditakuti di kompetisi ini.
Selain itu, Malut United FC juga memiliki performa yang baik berkat David da Silva yang menjadi top skor, sementara PSIM Yogyakarta berhasil meraih penghargaan Gol Terbaik dengan pemain muda mereka, Muhammad Iqbal, yang menunjukkan potensi besar di masa depan.
Kesimpulan
Super League 2025/2026 telah meninggalkan banyak kenangan indah bagi para penggemar sepak bola Indonesia. Persib Bandung yang berhasil meraih gelar juara hattrick menunjukkan bahwa mereka adalah tim yang paling dominan saat ini, sementara Borneo FC dan klub-klub lain menunjukkan bahwa kompetisi ini semakin ketat di setiap musim. Daftar penghargaan individu juga menunjukkan bahwa ada banyak pemain berbakat yang muncul sepanjang musim, siap untuk bersaing di tingkat yang lebih tinggi di masa depan.