Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Strategi Kepolisian Atasi Kepadatan Lalu Lintas Bandung Imlek 2026

Bandung · Oleh Salsa Maharani · · Diperbarui 2 Maret 2026

Polrestabes Bandung catat 1,5 juta kendaraan masuk kota saat libur Imlek 2026. Rekayasa lalu lintas diterapkan untuk atasi kemacetan di titik kritis.

Strategi Kepolisian Atasi Kepadatan Lalu Lintas Bandung Imlek 2026

Lonjakan Signifikan Wisatawan ke Bandung Saat Libur Imlek

Kota Bandung kembali menjadi primadona destinasi wisata masyarakat Indonesia saat libur panjang Tahun Baru Imlek 2026. Data dari Polrestabes Bandung menunjukkan lonjakan signifikan volume kendaraan yang memasuki kota ini, memicu kebutuhan penanganan lalu lintas yang komprehensif dan terukur.

Data Pergerakan Kendaraan Selama Liburan

Selama periode Jumat hingga Minggu libur Imlek, tercatat lebih dari 1,5 juta kendaraan memasuki wilayah Kota Bandung. Angka ini menunjukkan peningkatan yang cukup besar dibandingkan hari-hari biasa, menggambarkan tingginya minat masyarakat untuk menghabiskan waktu liburan di Paris van Java.

"Terhitung mulai Jumat sampai dengan Minggu, kendaraan yang masuk ke Kota Bandung kurang lebih sebanyak 1.500.000 lebih," ujar Kasatlantas Polrestabes Bandung AKBP Hudi Arif.

Sementara itu, volume kendaraan yang keluar dari Bandung tercatat sebanyak 1,3 juta unit. Dari selisih data tersebut, diperkirakan masih terdapat sekitar 200.000 kendaraan yang masih berada di Bandung dan wilayah sekitarnya hingga saat ini.

Rekayasa Lalu Lintas Terpadu

Mengantisipasi kepadatan lalu lintas yang tidak terhindarkan, kepolisian menerapkan berbagai strategi rekayasa lalu lintas yang terintegrasi. Langkah-langkah ini diambil untuk memastikan kelancaran pergerakan kendaraan di titik-titik rawan kemacetan.

Beberapa strategi yang diterapkan antara lain:

Fokus pada Titik Kritis Lalu Lintas

Kawasan Pasteur menjadi salah satu perhatian utama kepolisian mengingat area ini kerap mengalami kepadatan kendaraan dari arah Jakarta yang keluar dari gerbang tol menuju pusat kota. Saat terjadi lonjakan volume kendaraan, Polrestabes memprioritaskan lampu lalu lintas yang mengarah masuk ke dalam kota.

"Saat terjadi lonjakan kendaraan yang hendak keluar Kota Bandung menuju Jakarta, kepolisian memberikan prioritas pada arus keluar kota guna mempercepat pergerakan kendaraan dan mengurangi potensi penumpukan," terang AKBP Hudi Arif.

Antisipasi Arus Balik Liburan

Rekayasa lalu lintas yang lebih dinamis juga diterapkan di kawasan jalan layang Pasupati, terutama dalam mengantisipasi arus balik libur panjang yang diperkirakan terjadi setelah tanggal 15 Februari 2026. Polrestabes Bandung terus memantau perkembangan arus lalu lintas untuk menyesuaikan strategi pengaturan di lapangan.

Bandung Tetap Jadi Favorit Wisatawan

Tingginya volume kendaraan yang masuk ke Bandung selama libur Imlek 2026 membuktikan bahwa kota ini masih menjadi salah satu tujuan utama masyarakat untuk menghabiskan libur panjang. Berbagai aktivitas menarik yang ditawarkan Bandung, mulai dari wisata alam, kuliner, belanja, hingga tempat berkumpul bersama keluarga, menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan domestik.

Pemerintah daerah bersama kepolisian diharapkan dapat terus meningkatkan koordinasi dan perencanaan transportasi jangka panjang untuk mengantisipasi lonjakan wisatawan di periode liburan mendatang, sehingga kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan dapat tetap terjaga.