Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Sport Center Tadjimalela Sumedang Disulap Jadi Galeri Mural Terbuka

Bandung · Oleh Fikri Ramadhan · · Diperbarui 2 Maret 2026

Lomba Mural Bupati Cup 2026 di Sport Center Tadjimalela Sumedang menghadirkan muralis nasional, menampilkan kekayaan budaya daerah dan menjadi wadah ekspresi seni publik.

Sport Center Tadjimalela Sumedang Disulap Jadi Galeri Mural Terbuka

Lomba Mural Bupati Cup 2026: Membangun Identitas Sumedang Melalui Seni

Kawasan Sport Center Tadjimalela di Kabupaten Sumedang kini mendapatkan ruang strategis baru untuk seni mural yang dapat dinikmati dan dinilai oleh masyarakat luas. Selain berfungsi sebagai pusat aktivitas olahraga seperti maraton dan atletik di Lapangan Cigugur, kawasan ini sekarang menjadi ruang ekspresi nasional melalui Lomba Mural Bupati Cup 2026. Kegiatan yang digelar pada 1–7 Februari 2026 ini tidak hanya mempercantik area olahraga, tapi juga memberikan ruang bagi muralis untuk menampilkan kekayaan budaya dan potensi daerah Sumedang.

Perubahan Kawasan Sport Center Tadjimalela

Sebelumnya, hanya sebagian area tribun di Sport Center Tadjimalela yang memiliki karya mural. Namun, Pemerintah Kabupaten Sumedang mengambil langkah lebih jauh dengan menyelenggarakan lomba mural berskala nasional, yang memanfaatkan seluruh sisi tembok pembatas berwarna putih yang mengelilingi Lapangan Cigugur. Kini, seluruh area tersebut akan terisi dengan karya-karya seni yang mengangkat beragam tema, mulai dari sejarah, budaya, olahraga, hingga potensi unggulan daerah.

Muralis Nasional Membawa Perspektif Beragam

Lomba ini menarik perhatian muralis dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari lokal Sumedang, Yogyakarta, Magelang, Semarang, Jakarta, Bekasi, Bandung, hingga Subang. Kehadiran para seniman luar daerah memberikan warna baru dalam menggambarkan identitas Sumedang.

Salah satu peserta asal Magelang, Yoyo, menyampaikan bahwa karya muralnya dibuat untuk merepresentasikan berbagai aspek kekayaan Sumedang, antara lain:

Menurut Yoyo, pesan utama yang ingin disampaikan melalui karyanya adalah agar generasi muda Sumedang tidak melupakan sejarah dan kekayaan daerahnya.

"Dengan begitu, Sumedang benar-benar bisa membumi," kata Yoyo kepada sejumlah awak media.

Ia juga mengapresiasi langkah pemerintah daerah yang menggelar lomba ini, yang menandakan keseriusan dalam membangun identitas daerah dan mengapresiasi seni rupa.

Pernyataan Bupati Sumedang Tentang Kegiatan

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menyampaikan rasa syukur atas kehadiran para pegiat seni mural dari seluruh Indonesia. Ia menilai bahwa lomba ini menjadi wadah penting bagi seniman untuk mengekspresikan ide, gagasan, dan kreativitas mereka.

"Alhamdulillah para muralis Indonesia hadir di tempat ini. Kehadiran mereka akan menambah warna bagi Sumedang sebagai ruang ekspresi seni," ujar Bupati Dony.

Menurutnya, karya mural yang dihasilkan bukan sekadar hiasan visual semata, tapi sarat dengan makna dan nilai. Karya-karya ini menggambarkan peradaban Sumedang, mulai dari sejarah, kuliner, olahraga, budaya, hingga keragaman hayati.

"Inilah mural yang bermakna, bermanfaat, dan berdampak, bahkan bisa menjadi pemersatu budaya. Saya mengimbau pengelola kawasan serta masyarakat untuk menjaga dan merawat karya mural yang nantinya sudah selesai," tambahnya.

Dampak dan Potensi Kegiatan Ini

Selain mempercantik kawasan Sport Center Tadjimalela, lomba ini juga memiliki dampak positif lain, antara lain:

Dengan digelarnya Lomba Mural Bupati Cup 2026, Kabupaten Sumedang berhasil mengubah kawasan olahraga menjadi ruang seni yang inklusif dan edukatif. Kegiatan ini tidak hanya memperindah lingkungan publik, tapi juga memperkuat identitas daerah dan menghargai karya seniman nasional.