Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Solusi Cerdas Urus Ijazah, Pos Indonesia dan Unpad Teken Kerja Sama

Jabar · Oleh · · Diperbarui 22 Agustus 2026

Unpad dan Pos Indonesia gandeng tangan, siapkan layanan pengiriman dokumen akademik door-to-door untuk kemudahan alumni.

Solusi Cerdas Urus Ijazah, Pos Indonesia dan Unpad Teken Kerja Sama

Kemitraan Strategis Bidang Pendidikan dan Logistik

Perguruan tinggi di Indonesia kini semakin gencar membangun kolaborasi dengan berbagai sektor untuk memperkuat kualitas layanan kepada civitas akademika. Terbaru, Universitas Padjadjaran (Unpad) resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PT Pos Indonesia (Persero) sebagai langkah strategis menjawab kebutuhan alumni terkait legalisasi dokumen akademik.

Penandatanganan dilakukan di Gedung Rektorat Universitas Padjadjaran, Kampus Jatinangor, pada Senin (6/7/2026). Kerja sama ini tidak sekadar menyentuh aspek logistik, tetapi juga menjadi bagian dari dukungan terhadap pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Baca Juga: 1.900 Warga Batulawang Cianjur Peroleh Kepastian Hukum Lahan Reforma Agraria Setelah Lahan HGU Dialihkan

Layanan Pengiriman Dokumen Akademik Jadi Prioritas

Salah satu implementasi awal dari kolaborasi ini adalah pemanfaatan jaringan Pos Indonesia untuk pengiriman berbagai dokumen akademik milik alumni Unpad. Layanan yang tersedia meliputi:

Dengan demikian, alumni yang tersebar di berbagai daerah tidak perlu kembali ke kampus sekadar untuk mengambil dokumen penting mereka. Cukup melalui layanan Pos Indonesia, dokumen dapat dikirim langsung ke alamat tujuan.

Baca Juga: Barcelona Tebus Rodri dari Manchester City Senilai 65 Juta Pound

Deputy Executive Vice President Regional 3 Bandung PT Pos Indonesia, Imam Fahrudi, yang mewakili Executive Vice President Regional 3 Rian Syahariany, menegaskan bahwa kemitraan ini merupakan bagian dari transformasi layanan perusahaan yang berorientasi pada kebutuhan pelanggan.

"Kolaborasi dengan Universitas Padjadjaran merupakan wujud nyata bagaimana layanan logistik dapat mendukung peningkatan kualitas pelayanan akademik sekaligus memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan industri," tutur Rian dalam keterangan resmi.

Ruang Lingkup Kerja Sama Lebih Luas

Kesepakatan antara kedua institusi tidak terbatas pada layanan pengiriman surat dan paket semata. Nota Kesepahaman ini membuka peluang kerja sama yang lebih komprehensif, antara lain:

Pos Indonesia menilai kemitraan dengan perguruan tinggi sebagai langkah strategis untuk menghadirkan solusi yang relevan dengan kebutuhan sektor pendidikan di era modern.

"Penandatanganan MoU dan PKS ini menjadi pondasi untuk membangun kerja sama yang berkelanjutan. Pos Indonesia siap menghadirkan solusi logistik terintegrasi melalui jaringan nasional yang kami miliki," kata Rian.

Apresiasi dari Pihak Kampus

Wakil Rector Bidang Riset, Kerja Sama dan Pemasaran Unpad, Prof. Rizky Abdulah, turut mengapresiasi langkah transformasi yang dilakukan Pos Indonesia dalam menghadapi dinamika industri. Menurut beliau, kemampuan adaptasi menjadi nilai penting yang membuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia usaha relevan di masa kini.

Prof. Rizky menegaskan bahwa Unpad terus mendorong kemitraan strategis dengan berbagai sektor untuk memperkuat execution Tridharma Perguruan Tinggi, termasuk dalam pengembangan sumber daya manusia.

"Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi kedua belah pihak dan masyarakat secara umum," jelas Prof. Rizky.

Beliau juga optimistis bahwa sinergi antara Unpad dan Pos Indonesia dapat menghadirkan layanan yang lebih inovatif dan efektif, memberikan manfaat lebih luas tidak hanya bagi civitas akademika, tetapi juga masyarakat umum.

Dampak Positif bagi Alumni

Bagi ribuan alumni Unpad yang tersebar di seluruh Indonesia, kehadiran layanan ini tentu menjadi kabar menggembirakan. Proses legalisasi ijazah yang selama ini dianggap memakan waktu dan biaya transportasi kini bisa disederhanakan.

Kedepannya, diharapkan kolaborasi serupa dapat ke perguruan tinggi lainnya, sehingga sistem layanan dokumen akademik di Indonesia semakin efisien dan accessible bagi seluruh masyarakat.