Sembilan Pengurus SMSI Jawa Tengah Dilantik untuk Kelola Pendaftaran Media Siber di wilayahnya
SMSI Jawa Tengah punya sembilan pengurus baru. Organisasi ini jadi tempat pendaftaran media siber dan jurnalis di wilayahnya, termasuk yang memberitakan kehidupan sehari-hari warga.

Serikat Media Siber Indonesia resmi memiliki sembilan pengurus baru untuk tingkat provinsi. Pelantikan berlangsung di Hotel Amantis, Demak, Senin (5/10/2026), pukul 14.00 hingga malam.
Apa yang Dilakukan SMSI
SMSI bukan sekadar organisasi profesi. Lembaga ini menjadi tempat pendaftaran resmi bagi media siber dan jurnalis di wilayahnya. Itu berarti setiap portal berita daring yang beroperasi di Jawa Tengah, termasuk yang memberitakan isu sekolah, pasar, atau layanan pemerintah desa, rata-rata terdaftar melalui SMSI.
Baca Juga: Blue Fire Gunung Papandayan Picu Penutupan Jalur Pendakian, Wisatawan Hanya Bisa Capai Pos 5
Sembilan orang yang dilantik itu akan mengelola pendaftaran dan verifikasi media di 35 kabupaten dan kota se-Jawa Tengah.
Pesan dari Jakarta
Firdaus sebagai pimpinan pusat SMSI memimpin langsung pelantikan. Ia meminta pengurus baru membangun kemitraan dengan pemerintah dan aparat penegak hukum.
Baca Juga: Oknum Guru Ngaji di Sukabumi Manfaatkan Peran Kepercayaan untuk Cabuli Tujuh Anak SD dan SMP
Rincian kemitraan yang dimaksud belum disampaikan dalam kesempatan itu.
Agenda Leader Baru
Jayanto Arus Adi menjadi Ketua SMSI Jawa Tengah untuk periode ini. Dalam keterangannya, ia bermaksud menyatukan kekuatan media siber di Jawa Tengah, meningkatkan kapasitas jurnalis, serta menjaga etika jurnalistik.
Firdaus dari pimpinan pusat juga mengingatkan agar informasi yang disajikan media siber selalu akurat, berimbang, dan bermanfaat bagi publik.
Nuansa Keagamaan
Sebelum pelantikan, Firdaus dan Sekjen SMSI Makali Kumar berkesempatan sholat dan berziarah ke makam Raden Fatah di Masjid Agung Demak. Doa pembukaan acara dipimpin oleh KH. Abdullah Makhali dari takmir masjid tersebut.
Kehadiran Pemerintah dan Kepolisian
Acara pelantikan diikuti perwakilan Dinas Komunikasi dan Digital Provinsi Jawa Tengah serta Bidang Hummas Gedung Sabha Poly. Kehadiran keduanya menunjukkan kedekatan antara pemerintah provinsi dan organisasi media.
Susunan pengurus inti terdiri dari sembilan orang, yakni Jayanto Arus Adi sebagai Ketua, Muhammad Ari Wibowo sebagai Ketua Harian, Eko Sugiarto sebagai Sekretaris, serta Tono Masiran, Witarto, Fiqqih Hidayat, Muhammad Hanafi, dan Hadi Mulyono mengisi posisi wakil dan bendahara.