Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Sistem Delegasi Resmi Solusi Kuorum Rapat Anggota Kopkaryawan JKEI

Jabar · Oleh Tasya Oktaviani ·

Puluhan anggota Kopkaryawan PT JKEI dorong sistem delegasi resmi untuk pastikan kuorum rapat dan transparansi aset Rp12,5 miliar.

Sistem Delegasi Resmi Solusi Kuorum Rapat Anggota Kopkaryawan JKEI

Dorongan Sistem Delegasi Resmi untuk Perkuat Kuorum Rapat Anggota

JAKARTA – Puluhan anggota Kopkaryawan PT JVC KENWOOD Electronics Indonesia (PT JKEI) belakangan terus menyuarakan harapan agar sistem delegasi resmi segera diterapkan dalam struktur tata kelola organisasi. Dorongan ini muncul sebagai respons atas kekhawatiran mengenai keabsahan keputusan rapat yang selama ini sering tidak memenuhi kuorum.

Christiani Henny Turniasih Siahaah, yang merupakan bagian dari Tim Penggerak Petisi, menjelaskan bahwa penerapan mekanisme delegasi resmi dianggap sebagai langkah paling mendesak untuk memastikan setiap kebijakan yang diambil memiliki landasan hukum yang kuat.

"Harapan kami sederhana, seluruh lapisan anggota benar-benar memiliki keterwakilan yang nyata dalam setiap pengambilan keputusan. Dengan sistem delegasi resmi, aspirasi anggota dapat tersampaikan secara adil dan keputusan koprasi memiliki legitimasi yang lebih kuat," tutur Christiani.

Bukan Persoalan Lokasi, Tapi Keterwakilan

Christiani menegaskan bahwa lokasi penyelenggaraan Rapat Anggota Tahunan (RAT) di Alam Ceria bukanlah isu utama. Secara historis, lokasi tersebut telah lama digunakan dan menjadi kebiasaan dalam tradisi penyelenggaran kegiatan koprasi.

Lebih jauh, ia mengungkapkan bahwa sebelumnya telah diupayakan penyelenggaraan Rapat Anggota Luar Biasa (RALB) melalui proses mediasi di Dinas Koprasi Kabupaten Karawang. Sayangnya, rencana tersebut tidak dapat direalisasikan karena persyaratan yang diatur dalam ketentuan koprasi belum terpenuhi.

"Seluruh pihak yang hadir dalam proses mediasi akhirnya menyepakati penyelenggaraan Rapat Anggota sebagai alternatif yang dinilai paling memungkinkan saat itu," jelas Christiani.

###拷OJKuatan Aset Rp12,5 Miliar dan Urgensi Audit Independen

Selain mendorong pembenahan mekanisme rapat, Tim Penggerak Petisi juga menyoroti pentingnya peningkatan transparansi pengelolaan aset koprasi yang disebut mencapai sekitar Rp12,5 miliar. Mereka memandang beberapa langkah strategis perlu dilakukan, antara lain:

Langkah-langkah ini dinilai penting untuk menjaga kepercayaan seluruh anggota, baik yang masih aktif bekerja maupun yang telah terdampak pemutusan hubungan kerja.

Membangun Dialog Konstruktif untuk Tata Kelola yang Lebih Baik

Christiani menegaskan bahwa petisi yang disampaikan bukan dimaksudkan untuk memperkeruh suasana atau menciptakan pertentangan dengan pengurus koprasi. Sebaliknya, inisiatif ini diharapkan menjadi ruang dialog yang konstruktif.

"Kami ingin mewujudkan tata kelola koprasi yang transparan, demokratis, akuntabel, serta memberikan kepastian hukum bagi seluruh anggota," harap Christiani.

Ia berharap semangat musyawarah dan kekeluargaan yang menjadi nilai dasar koprasi dapat terus dijaga sebagai fondasi dalam mencari solusi terbaik bagi semua pihak yang terlibat.