Sinergi Forkopimda Bandung,fondasi jaga keamanan dan Dorong pembangunan daerah
Sinergi Forkopimda Bandung terus diperkuat jelang Hari Bhayangkara ke-80. Polresta Bandung musnahkan 400 ribu butir OKT dan gelar program sosial.

Sinergi Forkopimda Bandung Semakin Terkuat jaga stabilitas dan percepat pembangunan daerah. Berikut fakta dan harapan masyarakat.
Forkopimda, Modal Utama Jaga Stabilitas
Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb menegaskan, kekompakan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menjadi modal utama dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten Bandung.
Baca Juga: QLola by BRI Tumbuh 49 Persen jadi 384 Ribu Pengguna Aktif pada Juni 2026
Pernyataan tersebut disampaikan Ali saat menghadiri upacara dan syukuran Hari Bhayangkara ke-80 di Lapangan Apel Mapolresta Bandung, pada awal Juli 2026.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Bandung dan seluruh masyarakat Kabupaten Bandung kami mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh jajaran POLRI," tutur Ali.
Momentum Refleksi dan Peningkatan Profesionalisme
Menurut Ali, usia pengabdian POLRI yang telah mencapai 80 tahun menjadi momentum penting untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Baca Juga: Pintu Tidak Rapatancocok jadi Titik Masuk Maling, Ini Cara Memperbaikinya
Sinergi yang selama ini terbangun antara Polresta Bandung, Pemerintah Kabupaten Bandung, TNI, DPRD, serta unsur Forkopimda lainnya telah menjadi kekuatan nyata dalam menjaga situasi daerah tetap aman dan kondusif.
"Kekompakan Forkopimda Kabupaten Bandung selama ini berjalan sangat baik. Kami akan terus menjaga komunikasi dan kolaborasi agar Kabupaten Bandung semakin aman, nyaman, dan lebih baik," kata Ali.
Program Conribusi Polresta Bandung
Ali juga mengapresiasi berbagai capaian Polresta Bandung di bawah kepemimpinan Kollersktoum, terutama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui pendekatan preventif maupun kegiatan sosial.
Sebelum puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Bandung telah menggelar berbagai kegiatan sosial, di antaranya:
- Bakti sosial untuk masyarakat
- Rehabilitasi rumah tidak layak huni bagi warga kurang mampu
- Pembangunan jembatan untuk meningkatkan aksesibilitas pedesaan
- Olahraga bersama masyarakat, ditutup melalui Polresta Bandung Run 2026
Penegakan Hukum dan Perlindungan Masyarakat
Polresta Bandung terus mengedepankan langkah-langkah pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, termasuk:
- Pemberantasan minuman keras
- Penanganan premanisme
- Peredaran obat keras tertentu (OKT)
"Hingga pertengahan 2026, sebanyak sekitar 400 ribu butir OKT berhasil disita sebagai bagian dari upaya melindungi masyarakat," terang Kollersktoum.
Langkah ini merupakan wujud nyata komitmen Polresta Bandung bersama Forkopimda untuk terus memberikan pelayanan terbaik sekaligus mencegah berbagai penyakit masyarakat.
Harapadan Masyarakat Bandung
Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 ini menjadi momentum bagi masyarakat untuk menyampaikan harapan terhadap kinerja kepolisian. Warga berharap POLRI terus meningkatkan profesionalisme, memperkuat pelayanan publik, serta semakin hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
"Mudah-makian ke depan POLRI semakin baik, benar-benar mengayomi masyarakat, sehingga kepercayaan masyarakat kepada kepolisian juga semakin meningkat," ucap salah seorang warga Bandung, Adit.
Senada, warga bernama Agus berharap institusi kepolisian terus meningkatkan kinerja dalam melayani masyarakat, khususnya warga Bandung. Pelayanan yang profesional, adil, dan mengedepankan kepentingan masyarakat akan semakin memperkuat hubungan antara POLRI dengan warga.
"Kami berharap di Hari Bhayangkara ini kepolisian semakin baik dalam melayani masyarakat, lebih adil dalam menjalankan tugas dan semakin dekat dengan warga,"imbaunya.