Setelah Lebaran: PKS DPRD Kota Bandung Fokus Konsolidasi dan Integritas
Fraksi PKS DPRD Kota Bandung gelar silaturahmi internal untuk memperkuat soliditas, tekankan integritas kader dan percepatan pembangunan kota setelah Idulfitri.

Pertemuan Silaturahmi Internal PKS DPRD Kota Bandung Pasca Lebaran
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kota Bandung menggelar kegiatan silaturahmi internal pada Selasa (17/3/2026) sebagai upaya memperkuat soliditas dan sinergi antar anggota fraksi. Kegiatan ini juga dijadikan ruang refleksi bagi para legislator dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat dan mengawal visi pembangunan Kota Bandung dalam tahun-tahun mendatang.
Sebagai partai pemenang Pemilu 2024 di Kota Bandung, PKS menjabat posisi strategis untuk turut mendorong percepatan pembangunan kota. Kondisi ini menjadi latar belakang pentingnya kegiatan konsolidasi internal ini, mengingat peran fraksi terbesar di DPRD sangat berpengaruh terhadap kelancaran program pemerintahan.
Peran Strategis PKS dan Tantangan Menjalankan Tugas DPRD
Ketua DPRD Kota Bandung, Asep Mulyadi yang juga berasal dari Fraksi PKS, menyampaikan bahwa selama hampir satu setengah tahun menjabat sebagai ketua lembaga legislatif, ia menghadapi berbagai tantangan. Namun, dukungan kuat dari Fraksi PKS sebagai fraksi terbesar di DPRD Kota Bandung menjadi kunci utama dalam mengatasi tantangan tersebut.
"Banyak tantangan dalam menjalankan tugas DPRD. Yang paling penting adalah dukungan dari Fraksi PKS yang merupakan fraksi terbesar di DPRD Kota Bandung," ujarnya.
Asep menambahkan bahwa kerja sama dengan fraksi-fraksi lain di DPRD juga menjadi faktor penting dalam menjalankan fungsi legislatif. Selain itu, ia menyoroti kepemimpinan Wali Kota Bandung yang sudah berjalan sekitar satu tahun ini, menilai masih banyak hal yang perlu dibenahi untuk meningkatkan kualitas pembangunan kota.
Sebagai partai terbesar hasil Pemilu 2024 di Kota Bandung, PKS memiliki tanggung jawab besar untuk mendukung program pembangunan yang berkelanjutan. Asep juga mengingatkan para anggota dewan bahwa mereka akan menghadapi berbagai tantangan yang bisa menjadi ujian integritas, terutama dalam interaksi dengan masyarakat. Oleh karena itu, setiap kader perlu memiliki kekuatan moral dan keteguhan hati agar tetap berada pada jalur yang benar.
"Ketika PKS kuat, yang diuntungkan adalah Kota Bandung. Karena itu kami memohon dukungan, arahan, dan support dari teman-teman di Fraksi PKS agar tetap solid," ucapnya.
Ia juga menambahkan bahwa mekanisme pembagian peran atau power sharing di internal PKS sudah berjalan dengan baik, namun hal ini harus diiringi dengan penguatan nilai dan integritas setiap kader.
Visi PKS: Politik sebagai Alat Pelayanan Publik
Sementara itu, Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Bandung Eko Kurnianto menegaskan bahwa politik harus dijadikan sarana untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Menurutnya, setelah momentum Idulfitri, para anggota dewan dari PKS harus semakin memperkuat sinergi dengan masyarakat serta meningkatkan peran pelayanan publik.
"Politik harus menjadi alat untuk memberikan pelayanan kepada publik. Setelah Lebaran kita harus semakin bersinergi dengan masyarakat dan menjadi lebih kuat," ujarnya.
Eko menekankan bahwa setiap anggota fraksi harus fokus pada tugasnya dan meninggalkan kontribusi nyata bagi Kota Bandung, bukan hanya mengejar kepentingan pribadi atau kelompok.
Pentingnya Pembinaan Diri dan Kapasitas Anggota DPRD
Dalam kesempatan yang sama, Majelis Pertimbangan Daerah PKS Kota Bandung juga mengingatkan pentingnya pembinaan diri bagi para kader, terutama bagi mereka yang saat ini menjabat sebagai pejabat publik. Mereka menilai bahwa anggota DPRD sebagai representasi partai harus menjaga integritas, membangun komunikasi yang baik, serta tetap dekat dengan masyarakat.
"Anggota DPRD adalah etalase partai. Karena itu kepedulian terhadap masyarakat menjadi sangat penting," kata perwakilan MPD PKS Kota Bandung.
Menurut mereka, pejabat publik tidak boleh bersikap berjarak dengan masyarakat. Justru mereka harus memahami langsung apa yang dirasakan warga agar kebijakan yang diambil benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Selain itu, mereka juga menekankan pentingnya kapasitas dan pengetahuan bagi para anggota legislatif dalam menjalankan tugasnya, terutama dalam memperbaiki tata kelola pemerintahan dan pembangunan kota.
Beberapa poin penting yang disampaikan oleh MPD PKS Kota Bandung antara lain:
- Menjaga integritas dalam setiap tindakan sebagai wakil rakyat
- Membangun komunikasi yang erat dengan masyarakat untuk mendengarkan aspirasi
- Meningkatkan kapasitas dalam bidang legislasi, pengawasan, dan perencanaan pembangunan
- Memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kota Bandung melalui program yang berkelanjutan
Kesimpulan dan Harapan ke Depan
Kegiatan silaturahmi internal ini diharapkan dapat memperkuat soliditas dan sinergi antar anggota fraksi PKS DPRD Kota Bandung. Dengan konsolidasi yang kuat, PKS diharapkan dapat lebih efektif dalam menjalankan tugasnya sebagai wakil rakyat, mengawal pembangunan Kota Bandung, dan menjaga integritas setiap kader.
Dengan fokus pada pelayanan publik dan penguatan kapasitas, fraksi PKS di DPRD Kota Bandung berencana untuk menjadi mitra yang handal bagi pemerintah kota dalam mewujudkan visi Kota Bandung yang lebih maju dan sejahtera.