Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Seleksi Dewan Pengarah MBG Dimulai, BGN Utamakan Keahlian Gizi dan Kesehatan

Jabar · Oleh · · Diperbarui 3 September 2026

BGN sedang menyusun Dewan Pengarah Program MBG dengan kriteria ketat. Proses seleksi melibatkan pakar gizi dan kesehatan sesuai Perpres 83/2024.

Seleksi Dewan Pengarah MBG Dimulai, BGN Utamakan Keahlian Gizi dan Kesehatan

BGN Godok Konfigurasi Dewan Pengarah Program Makan Bergizi Gratis

Badan Gizi Nasional (BGN) kini tengah sibuk merancang susunan Dewan Pengarah untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Proses ini menjadi langkah strategis mengingat peran vital dewan pengarah dalam memberikan arah kebijakan program yang menyasar jutaan masyarakat Indonesia.

Proses Penyusunan Masih dalam Tahap Pembahasan

Wakil Ketua BGN sekaligus Juru Bicara Agustinus Arumsari mengungkapkan, penyusunan konfigurasi Dewan Pengarah masih dalam tahap pendalaman bersama jajaran baru BGN. Ia mengakui telah menerima sejumlah masukan dari berbagai pihak terkait sosok-sosok yang layak mengisi posisi tersebut.

Baca Juga: Ridho Choirul Umam Kumpulkan Pengurus PSI Bekasi untuk Perkuat Jaringan hingga ke Tingkat Desa

"Ada beberapa usulan nama memang untuk calon-calon Dewan Pengarah. Dari soal gizi, dari soal yang lain dan sebagainya," jelas Arumsari dalam konferensi pers di Gedung BGN, Jakarta.

Arumsari menambahkan bahwa komposisi Dewan Pengarah akan dikaji secara menyeluruh agar sesuai dengan kebutuhan pelaksanaan program MBG. Ia menyebut belum ada keputusan final meskipun beberapa nama sudah mencuat.

Kriteria Pakar yang Dicari

Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola BGN Prima Yosephine Berliana Tumiur Hutapea menegaskan bahwa pemilihan anggota Dewan Pengarah tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Mengingat begitu luasnya cakupan bidang keahlian yang dibutuhkan program MBG, standar seleksi pun ditetapkan sangat ketat.

Baca Juga: Mourinho Kembali Latih Real Madrid Usai 13 Tahun Pergi Ganti Arbeloa

"Kalau kita bicara gizi, bicara faktor makanan, dari sudut kesehatan itu banyak expert yang bidangnya beririsan untuk itu," jelas Prima.

BGN berkomitmen menyeleksi para pakar yang dinilai paling sesuai untuk mendukung keberhasilan program. Namun jumlah anggota dewan tidak akan terlalu banyak agar proses pengambilan keputusan tetap efisien.

Masukan dari Kementerian Kesehatan

Dalam proses koordinasi dengan Kementerian Kesehatan, terdapat sejumlah masukan terkait sosok yang dinilai tepat mengisi Dewan Pengarah. Arumsari mengakui hal tersebut meskipun tidak menyebutkan nama secara spesifik.

"Kalau langsung ke Kemenkes kan pasti ada usulan. Dari pihak Kemenkes pakai ini saja, pakai si anu," katanya.

Landasan Hukum dan Struktur Dewan Pengarah

Dewan Pengarah memiliki dasar hukum yang kuat melalui Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2024 tentang BGN. Dalam regulasi tersebut, Dewan Pengarah memiliki tugas memberikan arahan kepada pelaksana selama program MBG berlangsung.

Struktur kepengurusan Dewan Pengarah terdiri dari:

Kelima anggota tersebut berasal dari berbagai unsur, mulai dari tokoh kenegaraan, tokoh agama, tokoh masyarakat, purnawirawan TNI/Polri, pensiunan ASN, hingga akademisi yang memiliki kompetensi di bidang gizi dan kesehatan.

Tahapan Selanjutnya

BGN menegaskan bahwa proses pembentukan Dewan Pengarah masih memerlukan waktu. Dengan tim baru, berbagai prioritas masih harus dituntaskan sebelum membahas komposisi Dewan Pengarah secara lebih definitif. Namun masyarakat diharapkan tetap optimistis bahwa program MBG akan berjalan dengan dukungan kepemimpinan yang tepat.

Program Makan Bergizi Gratis sendiri dirancang sebagai inisiatif strategis untuk meningkatkan status gizi masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti anak sekolah dan ibu hamil. Keberhasilan program ini sangat bergantung pada kualitas pendampingan dari para ahli yang akan duduk di Dewan Pengarah.