SDN Pasirklewih Cianjur Relokasi ke Permukiman, Kolaborasi Swasta Wujudkan Sekolah Layak
SDN Pasirklewih di Mande, Cianjur direlokasi ke permukiman warga melalui program tanggung jawab sosial perusahaan. Fasilitas baru dilengkapi ruang kelas, toilet sehat, dan lapangan.

Relokasi Sekolah Dekatkan SDN Pasirklewih ke Permukiman Warga Mande
Pemerintah Kabupaten Cianjur resmi meresmikan bangunan baru SDN Pasirklewih di Kecamatan Mande setelah sebelumnya direlokasi dari lokasi awal yang jauh dari permukiman warga. Relokasi ini merupakan hasil program tanggung jawab sosial perusahaan yang digagas salah satu enterprise di daerah Jawa Barat.
Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian menyampaikan bahwa keputusan relokasi diambil setelah melalui kajian mendalam bersama berbagai pihak. Lokasi sekolah sebelumnya dinilai terlalu jauh dari perkampungan, sehingga menyulitkan akses ratusan siswa setiap harinya.
Baca Juga: DLH Kota Cirebon Siapkan Tanah Uruk dan Tangki Air Antisipasi Titik Panas di TPA Kopiluhur
"Kami berkomitmen memastikan setiap anak di Cianjur mendapatkan kemudahan akses pendidikan. Relokasi ini bukti nyata kerja sama pemerintah dan sektor swasta dalam menyelesaikan masalah pendidikan," terang Bupati Wahyu Ferdian.
Fasilitas Baru Sesuai Standar Pendidikan
Bangunan baru SDN Pasirklewih kini hadir dengan berbagai sarana pendukung yang representatif. Pihak kecamatan memastikan seluruh infrastruktur pembelajaran memenuhi standar memadai demi kenyamanan siswa.
Baca Juga: September Jadi Bulan Terakhir Pencairan PKH dan BPNT Triwulan III, KPM Diimbau Cek Status via Online
Berikut fasilitas yang tersedia di gedung baru:
- Ruang kelas representatif untuk mendukung proses belajar mengajar optimal
- Toilet sehat sesuai standar sanitasi sekolah
- Lapangan olahraga untuk aktivitas fisik dan ekstrakurikuler
- Mebel sekolah modern dan fungsional
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Cianjur Ruhli Solehudin menegaskan bahwa seluruh fasilitas ditargetkan operasional sepenuhnya pada akhir Juli 2026.
Alasan Strategis di Balik Pemindahan SDN Pasirklewih
Selain masalah jarak, lokasi awal sekolah juga terlalu berdekatan dengan kawasan pabrik. Kondisi ini dinilai kurang ideal untuk lingkungan belajar anak-anak. Akhirnya,Disdikpora,Cianjur,DLH,DPMD,dan pemerintah desa sepakat memindahkan sekolah ke lokasi yang lebih aman dan nyaman.
Pemerintah daerah optimistis kedekatan sekolah dengan permukiman akan mendongkrak angka pendaftaran siswa baru setiap tahun ajaran. Langkah ini sekaligus diharapkan meningkatkan angka lama sekolah dan rata-rata lama sekolah di wilayah tersebut.
Kolaborasi Pemerintah dan Swasa: Model Baru Pembangunan Pendidikan Desa
Kepala Disdikpora Ruhli Solehudin menjelaskan bahwa pembangunan sekolah ini menjadi contoh konkret sinergi pemerintah daerah dengan sektor swasta dalam menjawab tantangan pendidikan. Annggaran pemerintah terbatas, sementara kebutuhan sarana prasarana pendidikan terus meningkat.
Kolaborasi ini diharapkan terus berkembang sehingga kekurangan mebel sekolah dan ruang kelas rusak dapat berkurang setiap tahun. Ruhli menambahkan bahwa Cianjur masih memiliki tantangan besar dalam memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan di berbagai wilayah.
"Kerja sama dengan pihak swasta bukan hanya soal pendanaan, tetapi juga wujud tanggung jawab sosial perusahaan terhadap pendidikan generasi muda. Kami terbuka lebar untuk kolaborasi serupa," tegas Ruhli Solehudin.
Dampak Langsung bagi Siswa dan Masyarakat Mande
Relokasi SDN Pasirklewih membawa perubahan signifikan bagi kehidupan ratusan siswa dan orang tua di wilayah Mande. Jarak tempuh yang sebelumnya memakan waktu lama kini terpangkas secara drastis. Anak-anak dapat lebih cepat sampai sekolah dan pulang ke rumah.
Ke depan, pemerintah daerah bertekad meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Cianjur melalui berbagai peningkatan kualitas pendidikan. Ketersediaan infrastruktur belajar yang memadai menjadi salah satu indikator penting dalam mengukur keberhasilan pembangunan manusia di suatu wilayah.
Pemerintah Cianjur mengajak pihak swasta untuk berpartisipasi dalam program serupa. Dengan model kolaborasi yang telah terbangun, diharapkan setiap anak di Kabupaten Cianjur dapat mengakses pendidikan berkualitas tanpa hambatan geografis maupun ekonomi.