Sapi Kurban Presiden 1,25 Ton Diserahkan Wali Kota Bandung ke Mustahik
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyerahkan sapi kurban Presiden Prabowo seberat 1,25 ton ke mustahik usai Idul Adha 1447. Sapi dari Jawa Tengah, dibesarkan di Ujungberung, akan dipotong di RPH Ciroyom.

Rabu, 27 Mei 2026, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan melakukan serah terima sapi kurban Presiden Prabowo Subianto kepada masyarakat kurang mampu (mustahik) di Kota Bandung. Acara ini dilaksanakan tepat usai pelaksanaan Salat Idul Adha 1447 Hijriah di Masjid Al-Ukhuwah, salah satu titik pusat perayaan Idul Adha di wilayah Kota Bandung.
Detail Sapi Kurban Presiden
Sapi kurban yang diserahkan memiliki bobot mencapai 1.250 kilogram (1,25 ton), menjadikannya salah satu hewan kurban terbesar yang didistribusikan ke masyarakat Bandung tahun ini. Hewan ini berasal dari Jawa Tengah dan dibesarkan selama tiga tahun di kawasan Ujungberung, Kota Bandung, oleh peternak lokal yang terpilih. Menurut keterangan peternak, sapi ini diberi nama "Sheva" oleh tim lapangan dan peternak, tanpa permintaan khusus dari Presiden Prabowo.
Proses seleksi hewan kurban presiden dilakukan dengan ketat, dimana enam ekor calon hewan kurban diajukan kepada tim pemeriksaan. Dari enam calon tersebut, sapi Sheva terpilih sebagai hewan kurban resmi untuk Kota Bandung. Sebelum dipilih, sapi ini telah melalui pemeriksaan kesehatan hewan menyeluruh untuk memastikan kondisi sehat dan layak untuk dipotong sesuai syariat Islam.
Rencana Distribusi Daging Kurban
Setelah diserahkan oleh Wali Kota Bandung, sapi Sheva akan segera dibawa ke Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Ciroyom untuk proses penyembelihan pada hari yang sama. Daging hasil potongan akan langsung disalurkan kepada para mustahik di seluruh wilayah Kota Bandung, sehingga masyarakat yang membutuhkan dapat menerima manfaat dari kurban presiden tersebut.
Keterangan Resmi Wali Kota Bandung
Dalam sambutannya usai salat Id, Farhan mengungkapkan rasa syukur atas dapat melaksanakan serah terima sapi kurban presiden.
"Alhamdulillah, hari ini setelah salat Id di Masjid Al-Ukhuwah, kita bersama-sama menyerahkan sapi kurban dari Presiden Republik Indonesia," tutur Farhan.
Ia menambahkan bahwa proses pencarian calon hewan kurban dimulai atas perintah Presiden Prabowo, yang meminta pemerintah daerah untuk menyediakan hewan kurban berkualitas untuk masyarakat Bandung. "Ini kita ajukan enam calon, yang terpilih yang ini," terangnya.
Farhan juga menekankan bahwa momentum Idul Adha adalah saat yang tepat untuk mengingatkan masyarakat tentang pentingnya semangat berbagi dan pengorbanan. "Insyaallah diberikan kepada para mustahik dengan baik dan benar," tambahnya. Ia juga mengajak masyarakat untuk menjadikan Hari Raya Idul Adha sebagai refleksi rasa syukur dan semangat peduli kepada sesama.
Data Pemeriksaan Hewan Kurban di Kota Bandung
Tidak hanya sapi kurban presiden, Pemerintah Kota Bandung juga telah melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap seluruh hewan kurban yang akan didistribusikan tahun ini. Tercatat, sebanyak 18.036 ekor hewan kurban telah diperiksa kesehatannya menjelang Idul Adha 1447 Hijriah. Dari jumlah tersebut, 65 persennya adalah domba dan kambing, sementara sisanya adalah sapi.
Farhan memastikan bahwa seluruh hewan kurban yang diperiksa dalam kondisi sehat dan layak potong. Pengawasan juga akan terus dilakukan hingga hari tasyrik, untuk memastikan proses penyembelihan sesuai standar dan distribusi daging kurban berjalan lancar dan tepat sasaran.
"Kita akan terus memantau seluruh proses penyembelihan dan distribusi, sehingga setiap hewan kurban dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk masyarakat," ujar Farhan.
Acara serah terima sapi kurban presiden ini menjadi bagian dari perayaan Idul Adha di Kota Bandung, yang menekankan pentingnya berbagi dan pengorbanan untuk sesama. Dengan distribusi daging kurban yang tepat sasaran, diharapkan masyarakat yang membutuhkan dapat merasakan manfaat dari hari raya ini.