Ribuan Bobotoh Persib Purwakarta Nobar Laga Klasik Persija vs Persib
Ribuan Bobotoh Persib di Purwakarta menyaksikan nonton bareng laga klasik Persija vs Persib di Stadion Purnawarman, merayakan kemenangan tim kesayangan dengan sorakan dan konvoi lampu hp.

Ribuan Bobotoh Padati Stadion Purnawarman untuk Nobar Laga Klasik
Minggu (10/5) sore, ribuan pendukung Persib Bandung yang dikenal sebagai Bobotoh dari berbagai wilayah Purwakarta dan sekitarnya padati area depan Stadion Purnawarman untuk menyaksikan nonton bareng (nobar) laga klasik Persija Jakarta vs Persib Bandung. Acara ini menarik perhatian banyak kalangan, termasuk orang tua yang membawa anak-anak mereka menyaksikan pertandingan tim kesayangan, dengan estimasi jumlah penonton mencapai setidaknya 6 ribu orang.
Suasana Selama Pertandingan dan Gol Penentu
Laga ini dianggap krusial bagi perjalanan Persib meraih gelar juara liga ketiga kalinya secara berturut-turut, sehingga menarik minat ribuan penonton untuk menyaksikannya secara langsung melalui nobar. Bobotoh sudah mulai memadati lokasi nobar sejak siang hari, meskipun pertandingan resmi dimulai pukul 15.30 WIB.
Selama pertandingan berlangsung, suasana berubah mengikuti alur laga. Awalnya, penonton terdiam dan cemas ketika Persib ketinggalan gol dari Persija. Namun sorakan dan kegembiraan segera tampak terlihat ketika Adam Alis berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Sorakan kembali menggema keras ketika Adam Alis mencetak gol kedua yang menentukan kemenangan Persib, dengan skor akhir 2-1 untuk keuntungan tim Maung Bandung.
Reaksi Bobotoh Setelah Kemenangan
Salah satu penonton, Fani, mengungkapkan kegembiraannya setelah pertandingan berakhir. "Wah seneng banget, meski awalnya sempat deg-degan saat Persib ketinggalan gol. Untung Adam Alis bisa menciptakan 2 gol. Insha Allah Persib juara lagi," ujarnya dengan suara penuh semangat.
Selain Fani, banyak Bobotoh lain yang mengungkapkan rasa bahagia mereka, tidak hanya karena berhasil menaklukkan Persija, tetapi juga karena langkah maju tim kesayangan menuju gelar juara berturut-turut. Setelah pertandingan berakhir, Bobotoh menyalakan lampu hp atau pler yang kemudian membentuk awan cahaya di area stadion, sebelum melakukan konvoi keliling kota Purwakarta untuk merayakan kemenangan.
Kemacetan Akibat Keramaian Acara
Keramaian yang besar menyebabkan jalan masuk menuju Stadion Purnawarman yang relatif sempit tidak mampu menampung ribuan penonton yang keluar hampir bersamaan. Akibatnya, kemacetan tak terhindarkan terjadi di beberapa titik sekitar area stadion, membuat beberapa penonton harus berjalan kaki untuk meninggalkan lokasi acara.
Baca juga: Pusamania: Terima Kasih Persib dan Persija!