Rendi Andika Menang 43 dari 52 Suara, Pimpin Karang Taruna Cikarang Kota
Rendi Andika terpilih jadi Ketua Karang Taruna Desa Cikarang Kota dengan 43 dari 52 suara. Ia diminta merangkul lima calon lain yang kalah.

Rendi Andika memimpin Karang Taruna Desa Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, setelah mengantongi 43 suara dari total 52 suara dalam pemilihan di Aula Kantor Desa Cikarang Kota, Minggu (1/11/2026). Lima calon lain ikut bertarung dalam proses yang mengacu pada AD/ART Karang Taruna itu. Kemenangan dengan selisih besar tetap menyisakan pekerjaan rumah: merangkul pihak yang kalah.
Ketua Karang Taruna Kecamatan Cikarang Selatan H. Omin Susanto menyampaikan ucapan selamat dan menyebut posisi ketua sebagai amanah dari generasi muda desa. Ia meminta Rendi menjalankan tugas dengan tanggung jawab, dedikasi, dan komitmen terhadap kemajuan organisasi. Menurutnya, pergantian kepemimpinan harus jadi energi baru untuk memperkuat soliditas organisasi dan meningkatkan kontribusi Karang Taruna di kehidupan sosial kemasyarakatan.
Omin juga meminta Rendi merangkul seluruh elemen pemuda, termasuk para calon yang ikut berkompetisi. Baginya, tidak boleh ada sekat perbedaan setelah kontestasi berakhir. Hal senada sudah beberapa kali muncul dalam liputan kami soal regenerasi kepemimpinan pemuda, seperti saat Kang Ceong resmi memimpin Karang Taruna Sukaresmi dengan fokus pembangunan desa.
Baca Juga: Taufik Ismail Latih Mahasiswa Karawang Kawal Keluhan Jalan Rusak dan PJU Mati sampai Jadi Kebijakan
"Selamat dan sukses kepada Saudara Rendi Andika atas amanah yang telah diberikan sebagai Ketua Karang Taruna Desa Cikarang Kota. Semoga dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, membawa semangat perubahan, serta mampu menyatukan seluruh potensi pemuda untuk bersama-sama membangun desa."
Dalam pesan itu, Omin menegaskan Karang Taruna bukan sekadar wadah kegiatan sosial. Ia menyebut organisasi ini juga bergerak di pemberdayaan ekonomi, kreativitas, kewirausahaan, olahraga, kebudayaan, hingga kepedulian terhadap lingkungan. Ia berharap kepemimpinan baru melahirkan gagasan inovatif dan program kerja yang berorientasi pada kebutuhan warga, serta membangun kemitraan dengan pemerintah desa dan dunia usaha.
Bagi warga Cikarang Kota, arah program kerja Rendi akan terasa langsung di tingkat desa. Karang Taruna biasanya menjadi penggerak kegiatan pemuda, dari turnamen olahraga sampai usaha kecil warga. Karena itu, janji membangun kemitraan dengan pemerintah desa dan pelaku usaha perlu diterjemahkan jadi agenda yang bisa dicek warga, bukan sekadar pernyataan di panggung pemilihan.
Baca Juga: Adin Jaelani Sopian Ajak Anak Muda Karawang Melek Politik Lewat Legislative School
Omin menilai kemajuan organisasi tidak ditentukan semata oleh siapa yang menjadi ketua. Menurutnya, yang menentukan adalah kekuatan kebersamaan seluruh pengurus dan anggota dalam menjalankan roda organisasi. Ia menambahkan, perbedaan pilihan dalam pemilihan adalah bagian dari demokrasi organisasi, dan setelah keputusan ditetapkan semua pihak perlu kembali bersatu.
"Karang Taruna harus menjadi rumah besar bagi seluruh pemuda. Perbedaan pilihan dalam pemilihan merupakan bagian dari demokrasi organisasi, tetapi setelah keputusan ditetapkan, saatnya kembali bersatu, bergandengan tangan, dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat."
Dukungan antarkepengurusan juga disorot dalam proses ini. Ucapan selamat dari ketua kecamatan lain dibaca sebagai upaya menjaga solidaritas Karang Taruna di Kabupaten Bekasi agar regenerasi di tingkat desa melahirkan kader muda yang berintegritas dan berdaya saing. Pola kerja lintas kepengurusan seperti ini pernah dibahas dalam liputan kami soal sinergi BPD dan Karang Taruna di Cikarang Timur.
Yang tersisa kini adalah pembuktian. Rendi punya modal suara besar dan restu dari kepengurusan kecamatan. Warga Desa Cikarang Kota akan melihat apakah modal itu berubah jadi program yang jalan, terutama untuk pemuda yang selama ini belum tersentuh kegiatan organisasi.